Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

KAJIAN HUKUM TERHADAP PENOLAKAN IKATAN DOKTER INDONESIA (IDI) ATAS RENCANA PELAKSANAAN HUKUMAN KEBIRI KIMIA DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 29 TAHUN 2004 TENTANG PRAKTIK KEDOKTERAN DAN KODE ETIK KEDOKTERAN INDONESIA


Meningkatnya kasus kekerasan seksual terhadap anak membuat
pemerintah mengeluarkan suatu peraturan yang mengatur mengenai
pemberatan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    177/2017177/2017Perpustakaan Mochtar Kusumaatmadja FH UnpadTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Hukum
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    177/2017
    Penerbit Fakultas Hukum UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiii, 103 hal, 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    177/2017
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Meningkatnya kasus kekerasan seksual terhadap anak membuat
    pemerintah mengeluarkan suatu peraturan yang mengatur mengenai
    pemberatan hukuman kepada pelaku kekerasan seksual terhadap anak
    yaitu hukuman tambahan kebiri kimia. Kebiri kimia merupakan suatu
    tindakan medis yang hanya dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan yaitu
    dokter. Tugas utama seorang dokter ialah mencari kesembuhan bagi
    seseorang yang membutuhkan pertolongan. Penelitian ini bertujuan untuk
    menentukan dan merumuskan mengenai penolakan Ikatan Dokter
    Indonesia (IDI) atas rencana pelaksanan hukuman kebiri kimia dikaitkan
    dengan praktik kedokteran dan pedoman dalam menjalankan profesi
    kedokteran berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
    Metode yang digunakan adalah metode spesifikasi penelitian yaitu
    deskriptif analitis. Pendekatan yang digunakan adalah yuridis normatif.
    Tahap penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan yang
    merupakan data sekunder meliputi bahan hukum primer, bahan hukum
    sekunder, dan bahan hukum tersier. Teknik pengumpulan data yang
    digunakan adalah studi dokumen atau kepustakaan.
    Terdapat dua hal yang diperoleh melalui penelitian ini. Pertama,
    penolakan atas rencana pelaksaan hukuman kebiri kimia yang dilakukan
    oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) telah sesuai dengan asas, kaidah, hak
    dan kewajiban serta kewenangan dokter yang diatur dalam UU Praktik
    Kedokteran. Kedua, penolakan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) atas rencana
    pelaksanaan hukuman kebiri kimia telah sesuai dengan pedoman dalam
    menjalankan profesi yaitu Kode Etik Kedokteran Indonesia yang
    menekankan bahwa dokter harus menjaga martabat profesi, menghormati
    martabat manusia, serta dokter memiliki kewajiban untuk melindungi hidup
    makhluk insani.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi