Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

PENYANGKALAN TERHADAP ANAK YANG DILAHIR DALAM PERKAWINAN YANG SAH DITINJAU DARI UNDANG - UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN DAN UNDANG - UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2014 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG - UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2002 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK


Perkawinan
adalah sebuah perbuatan hukum yang menimbulkan
hubungan hukum antara seorang laki
-
laki dan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    217/2018217/2018Perpustakaan Mochtar Kusumaatmadja FH UnpadTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Hukum
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    217/2018
    Penerbit Fakultas Hukum UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xii, 92 hal, 30 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    NONE
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Perkawinan
    adalah sebuah perbuatan hukum yang menimbulkan
    hubungan hukum antara seorang laki
    -
    laki dan seorang perempuan untuk
    bersama dengan tujuan membentuk keluarga yaitu dengan diperolehnya
    keturunan. Anak
    adalah keturunan orang tuanya konsekuensi yuridisnya
    adalah adanya hubungan darah dengan orang tuanya serta mendapatkan
    perlindungan hukum atau keabsahan
    , tetapi juga oleh mas
    yarakat. Tetapi
    terdapat kasus Kurnia dan Epi Yanti yang telah menikah dan
    dikaruniai anak
    selanjutny
    a perkawinannya sah serta terdapat penyangkalan anak
    dari hasil
    perkawinannya
    disangkal oleh Kurnia
    Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode pendekatan yuridis
    normatif, dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis.
    Pendekatan yuridis
    normatif dilakukan terhadap hukum perkawinan
    serta penyangkalan anak
    dari perkawinan yang tidak dicatatkan,
    dengan mengunakan
    data sekunder
    sebagai data utama dan dengan menggunakan tekhnik pengumpulan data
    studi kepustakaan,
    kemudian
    ditunjang dengan data primer yang diperoleh
    dengan studi lapangan.
    Dari penelitian sripsi ini dapat diambil kesimpulan bahwa
    Perkaw
    inan
    yang sah
    menimbulkan berbagai akibat hukum. Akibat hukum yang timbul
    dari
    perkawinan yang sah
    selain secara hukum juga s
    ecara
    sos
    ial. Secara
    hukum istri
    diangg
    ap sebagai istri yang sah,
    memperoleh per
    lindungan
    hukum
    , dan tidak berhak atas nafkah dan warisan jika suami meninggal
    dunia. Semua akibat hukum tersebut juga berlaku terhadap anak yang
    nantinya akan dilahirkan
    , akan
    tetapi semua itu tidak akan terjamin apabila
    suami melakukan penyangkalan terhadap anak, dan membuktkannya dengan
    adanya bukti
    -
    bukti.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi