Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

TINJAUAN PEMBAGIAN HARTA WARIS SEBELUM PEWARIS MENINGG AL PADA MASYARAKAT SUNDA DI KAMPUNG CIKONENG DESA CIBIRU WETAN KECAMATAN CILEUNYI KABUPATEN BANDUNG DITINJAU DARI HUKUM WARIS ISLAM DAN HUKUM WARIS ADAT


Keberlakuan
sistem hukum waris di Indonesia
terdiri dari
tiga hukum
waris, yaitu hukum waris adat, hukum waris ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    351/2017351/2017Perpustakaan Mochtar Kusumaatmadja FH UnpadTersedia
    406/2017406/2017Perpustakaan Mochtar Kusumaatmadja FH UnpadTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Hukum
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    406/2017
    Penerbit Fakultas Hukum UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    NONE
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Keberlakuan
    sistem hukum waris di Indonesia
    terdiri dari
    tiga hukum
    waris, yaitu hukum waris adat, hukum waris Islam, dan hukum waris
    perdata. Berlakunya sistem hukum waris tersebut di atas dipengaruhi o
    leh
    adat isti
    a
    da
    t, agama dan kondisi masyarakat di setiap wilayah
    nya masing
    -
    masing
    daerah.
    Masyarakat
    Kampung
    Cikoneng
    ,
    Kabupaten
    Bandung
    mayoritas masyarakatnya beragama Islam, dalam pembagian warisannya
    menggunakan hukum adat
    .
    Penelitian ini bertujuan u
    ntuk
    menentukan
    kedudukan ahli waris dan pembagian harta warisanny
    a sebelum pewaris
    meninggal dalam masyarakat Sunda Kampung Cikoneng Desa Cibiru
    Wetan Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung menurut Hukum Islam
    dan Hukum adat
    serta untuk
    mengetahui
    penyelesaian permasalahan
    yang timbul atas pembagian harta warisan sebelum
    pewaris meninggal
    dalam masyarakat Sunda Kampung Cikoneng Desa Cibiru Wetan
    Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung menurut Hukum Islam dan
    Hukum adat
    .
    Penelitian yang dilakukan
    bersifat deskriptif
    analitis
    .
    Metode
    penelitian yang digunakan adalah metode pend
    ekatan yuridis normatif.
    Tahapan penelitian yang dilakukan dengan penelitian kepustakaan yang
    ditunjang dengan penelitian lapangan berupa wawancara langsung
    dengan pihak yang terkait dan data yang diperoleh d
    ianalisa secara
    kualitatif
    tanpa menggunakan rum
    us matematis
    .
    Berdasarkan h
    asil penelitian
    bahwa
    pembagian harta warisan pada
    masyarakat
    sunda Kampung Cikoneng dilakukan sebelum pewaris
    meninggal, serta pembagian hartanya lebih besar diterima oleh anak
    perempuan. Sehingga pada dasarnya bertentangan deng
    an syariat Islam
    mengenai pembagian waris. Akan tetapi dengan peneltia berdasarkan
    pada pasal 183, 211, dan 212 KHI, pembagian tersebut bisa dianggap
    sesuai syariat Islam apabila para ahli waris mengetahui bagiannya secara
    hukum waris Islam dan merelakan h
    artanya untuk dibagi berdasarkan adat
    dengan selisih pembagian waris dianggap sebagai hibah antar saudara
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi