Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

PERLINDUNGAN KONSUMEN PENGGUNA JASA PT.POS INDONESIA YANG BARANGNYA DIKEMBALIKAN TANPA PERSETUJUAN MENURUT KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA DAN UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN KONSUMEN NO 8 TAHUN 1999


Kemajuan dalam bidang teknologi, khususnya telekomunikasi
berpengaruh kepada berbagai aspek kehidupan manusia, salah satunya adalah

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    047/2017047/2017Perpustakaan Mochtar Kusumaatmadja FH UnpadTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Hukum
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    047/2017
    Penerbit Fakultas Hukum UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xii, 82 hal, 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    047/2017
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Kemajuan dalam bidang teknologi, khususnya telekomunikasi
    berpengaruh kepada berbagai aspek kehidupan manusia, salah satunya adalah
    dalam jasa pengiriman barang. PT. POS Indonesia yang merupakan salah satu
    perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengiriman barang memiliki perjanjian
    yang dilakukan antara perusahaan dengan konsumen sebagai wujud dari
    kesepakatan antara kedua belah pihak. Perjanjian tersebut mewajibkan PT. POS
    untuk mengkomunikasikan kepada konsumen apabila barang milik konsumen
    telah sampai di kantor PT. POS. Namun dalam kasus ini, konsumen tidak
    diberikan pemberitahuan terkait hal tersebut, sehingga PT. POS mengirim
    kembali barang tersebut tanpa persetujuan dari konsumen. Tujuan dilakukannya
    penulisan ini adalah untuk mengetahui pemahaman tentang bentuk pertanggung
    jawaban PT. Pos Indonesia terkait pengiriman barang dan untuk mengetahui
    tindakan hukum yang dapat dilakukan oleh konsumen terhadap pengembalian
    yang dilakukan oleh PT. Pos Indonesia.
    Penulisan skripsi ini dikaji berdasarkan metode pendekatan yuridis
    normatif dan metode deskriptif analitis, yaitu memfokuskan pemecahan masalah
    berdasarkan data yang diperoleh yang kemudian dianalisa berdasarkan
    ketentuan dalam perundang-undangan terkait hukum perlindungan konsumen,
    literatur, serta bahan lain yang berhubungan dengan penelitian, dan penelitian
    lapangan untuk memperoleh data primer dan sekunder sebagai penunjang dan
    dianalisis menggunakan metode yuridis kualitatif.
    Berdasarkan penelitian tersebut diperoleh hasil: Pertama, pertanggung
    jawaban PT.Pos indonesia dalam pengembalian barang tanpa persetujuan
    konsumenharus dilakukan dengan cara memberikan ganti rugi terhadap
    konsumen, namun tindakan ini belum dilaksanakan oleh PT.Pos Indonesia.
    Kedua, tindakan konsumen yang dirugikan karena barangnya dikembalikan
    tanpa persetujuan menurut UUPK dapat melakukan tindakan penyelesaian diluar
    pengadilan, sehingga dalam kasus ini lebih efektif diselesaikan secara mediasi
    melalui BPSK.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi