Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

PERJANJIAN JUAL BELI BAHAN TAMBANG BATUAN TANPA IZIN PEMERINTAH DAERAH DI TINJAU DARI KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA DAN UNDANGUNDANG NOMOR 4 TAHUN 2009 TENTANG PERTAMBANGAN MINERAL DAN BATUBARA


Perjanjian jual beli bahan tambang batuan merupakan perjanjian
kerjasama dalam hal jual beli bahan tambang batuan tanah liat yang

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    045/2017045/2017Perpustakaan Mochtar Kusumaatmadja FH UnpadTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Hukum
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    045/2017
    Penerbit Fakultas Hukum UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiii, 107 hal, 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    045/2017
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Perjanjian jual beli bahan tambang batuan merupakan perjanjian
    kerjasama dalam hal jual beli bahan tambang batuan tanah liat yang
    diadakan oleh kedua belah pihak, Pihak yang satu menyerahkan sejumlah
    uang, dan penjual menyerahkan bahan tambang batuan sebagai objek
    jual beli. Kegiatan penjualan bahan tambang batuan tanah liat pembeli
    dan penjual harus mempunyai beberapa izin dan menaati ketentuan
    perjanjian jual beli bahan tambang batuan tanah liat dalam Pasal 34 dan
    Pasal 35 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan
    Mineral dan Batubara dan Pasal 22 Peraturan Pemerintah Nomor 23
    Tahun 2010 Tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan
    Mineral dan Batubara, namun dalam kasus yang terjadi pelaksanaan
    kegiatan jual beli bahan tambang batuan tanah liat yang dilakukan oleh
    kedua belah pihak ternyata belum sesuai dengan syarat-syarat perijinan
    jual beli dan mengabaikan izin penjualan dalam pertambangan. Tujuan
    penelitian ini untuk mengetahui keabsahan dan perlindungan hukum
    terhadap pembeli dari perjanjian jual beli bahan tambang batuan tanah liat
    yang dibuat tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
    Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif
    dengan spesifikasi penelitian bersifat deskriptif analitis, yang
    menggambarkan proses jual beli bahan tambang batuan. Kemudian
    perjanjian jual beli tersebut dianalisis menggunakan peraturan perundangundangan
    yang berlaku, teori-teori yang relevan, serta hasil wawancara
    dari pihak yang terkait.
    Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah, bahwa perjanjian
    jual beli bahan tambang batuan tanah liat dengan tidak mengikuti syarat
    dan ketentuan sebelum melakukan kegiatan penjualan yang ditentukan
    oleh peraturan perundang-undangan mengakibatkan kegiatan jual beli
    tersebut melanggar aturan dan perjanjian jual beli menjadi tidak sah
    karena tidak terpenuhinya syarat objektif dari syarat sahnya suatu
    perjanjian sehingga perjanjian tersebut batal demi hukum. perlindungan
    hukum terhadap pembeli yang telah melakukan pembayaran terlebih
    dahulu dan mengalami kerugian terhadap perjanjian jual beli yang batal
    demi hukum, maka pembeli dapat mengajukan permohonan ganti rugi
    atas perbuatan melawan hukum selama fakta pada peristiwa tersebut
    termasuk kedalam perbuatan melawan hukum.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi