Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

KAJIAN HUKUM TERHADAP PENERBITAN OBLIGASI DAERAH SEBAGAI ALTERNATIF PEMBIAYAAN INFRASTRUKTUR


Dalam rangka menjunjung tinggi sistem otonomi daerah,
Pemerintah Daerah dengan mandiri dapat mencari alternatif sumber
pembiayaan untuk ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    003/2017Perpustakaan Mochtar Kusumaatmadja FH UnpadTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Hukum
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    003/2017
    Penerbit Fakultas Hukum UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xii, 145 hal, 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    003/2017
    Tipe Isi
    text
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Dalam rangka menjunjung tinggi sistem otonomi daerah,
    Pemerintah Daerah dengan mandiri dapat mencari alternatif sumber
    pembiayaan untuk mengatasi keterbatasan kemampuan anggaran
    pemerintah daerah dalam mengembangkan pembangunan infrastruktur.
    Salah satunya adalah dengan menerbitkan Obligasi Daerah di Pasar
    Modal. Namun seiring berjalannya waktu, bagaimanakah perubahan
    pengaturan mengenai persyaratan penerbitan Obligasi Daerah dapat
    menunjang tujuannya sebagai alternatif pembiayaan infrastruktur dan
    kendala-kendala apakah yang timbul dalam proses penerbitannya. Tujuan
    penelitian ini adalah untuk menganalisis perubahan pengaturan mengenai
    persyaratan penerbitan Obligasi Daerah dan kendala yang timbul dalam
    proses penerbitannya di Pasar Modal.
    Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan
    yuridis normatif yaitu metode yang menitikberatkan penelitian terhadap
    data kepustakaan. Pemaparan permasalahan menggunakan deskriptif
    analitis yang bertujuan untuk menggambarkan peraturan perundangundangan
    yang berlaku dikaitkan dengan teori hukum dan praktik
    pelaksanaan hukum positif yang menyangkut permasalahan yang tengah
    diteliti, dimulai dari tahapan penelitian kepustakaan hingga lapangan.
    Teknik pengumpulan data dengan studi dokumen dan studi lapangan
    melalui wawancara dengan pihak terkait yang dilakukan di Bandung dan
    Jakarta.
    Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwasanya dalam
    rangka mengurus sendiri rumah tangganya, Pemerintah Daerah
    berlandaskan sistem otonomi daerah dapat memanfaatkan konsep
    pinjaman daerah yang berasal dari masyarakat yaitu dengan menerbitkan
    Obligasi Daerah. Perubahan pengaturan mengenai persyaratan
    penerbitan Obligasi Daerah tidak dapat menunjang dan mendukung
    Pemerintah Daerah untuk menerbitkan Obligasi Daerah di Pasar Modal,
    karena kenyataannya hingga saat ini belum ada Pemerintah Daerah yang
    berhasil menerbitkan Obligasi Daerah sebagai alternatif pembiayaan
    infrastruktur daerah. Hal ini timbul dikarenakan terdapat beberapa kendala
    baik hukum maupun non hukum dalam pelaksanaanya
    Kata kunci : Penerbitan, Obligasi Daerah, Alternatif Pembiayaan
    Infrastruktur
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi