<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9998">
 <titleInfo>
  <title>Perbandingan Pengaruh Posisi Miring 30? Dan 90? Terhadap Kejadian Luka Tekan Pada Pasien Stroke Di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Arie Sulistiyawati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>MAGISTER KEPERAWATAN KEPERAWATAN UNPAD</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xi, 98 hlm. ; il. ; 29 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Luka tekan merupakan masalah yang serius pada pasien stroke, kejadian &#13;
luka tekan berdampak negatif terhadap fisik, psikologis, sosial, spiritual serta &#13;
beban ekonomi keluarga. Salah satu upaya untuk pencegahan luka tekan &#13;
memberikan posisi tidur dengan posisi miring 30° atau 90°. Beberapa rumah sakit &#13;
masih menerapkan standar prosedur operasional dengan posisi miring 90°. &#13;
Dengan demikian menjadi penting rnenguji ulang pencegahan kejadian luka tekan &#13;
pada pasien stroke dengan menggunakan kedua posisi m iring terse but. Penelitian &#13;
ini bertujuan untuk mengetahui Perbandingkan pengaruh posisi miring 30° dan &#13;
90° terhadap kejadian luka tekan pada pasien stroke di RSUP Dr. Hasan Sadikin &#13;
Bandung. &#13;
&#13;
Jenis penelitian menggunakan metode quasi eksperimen ini melibatkan 34 &#13;
pasien yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling dan di bagi &#13;
ke dalam kelompok posisi miring 30° dan 90° (masing-rnasing 17 responden) &#13;
dengan matching berdasarkan skala Braden. Masing-masing kelompok direposisi &#13;
setiap 2 jam sekali dan kejadian luka tekan di evaluasi setiap hari se1ama 72 jam. &#13;
&#13;
Hasil Penelitian didapatkan kejadian luka tekan pad a kelompok posisi &#13;
miring 30° (5,88%) dan posisi miring 90° (41,18%). Hasil statistik dengan &#13;
menggunakan exact fisher menunjukkan nilai p = 0.039 « 0,05) yang berarti &#13;
bahwa kejadian luka tekan pada kelompok posisi miring 30° secara signifikan &#13;
lebih sedikit dibandingkan pada kelompok posisi miring 90°. Berdasarkan OR &#13;
11.200 yang artinya pasien stroke yang diberikan posisi miring 90° beresiko &#13;
terjadi luka tekan 11 kali lipat lebih tinggi dibandingkan pada pasien stroke yang &#13;
diberikan posisi miring 30°. &#13;
&#13;
Simpulan dalam penelitian ini adalah posisi miring 30° lebih berpengaruh &#13;
terhadap pencegahan kejadian luka tekan. Hasil dan protokol perlakuan dalam &#13;
penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu pertimbangan dalam upaya &#13;
pencegahan luka tekan, khususnya pada pasien stroke.</note>
 <note type="statement of responsibility">Arie Sulistiyawati</note>
 <classification>610.73 Sul p/R.22.228</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>610.73 Sul p/R.22.227</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001150700161</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.227)</sublocation>
    <shelfLocator>610.73 Sul p/R.22.227</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9998</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:42:28</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-01-10 10:58:29</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>