<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9981">
 <titleInfo>
  <title>EFEKTIVITAS PENGGUNAAN ELECTRICAL MUSCLE STIMULATION (VIENOPLUS ARTERIAL) DENGAN PERAWATAN LUKA STANDAR TERHADAP PERUBAHAN SIRKULASI DAN PERKEMBANGAN LUKA KAKI DIABETES</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SUKARNI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>MAGISTER KEPERAWATAN KEPERAWATAN UNPAD</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xx, 185 hlm. ; il. ; 29 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Luka kaki diabetes (LK!)) merupakan salah satu komplikasi pasien Diabetes &#13;
MeIlitus. Penurunan sirkulasi pada LKD mengakibatkan penurunan proses &#13;
angiogenesis, fungsi makrofag, neutrophil dan growth factor. Electrical muscle &#13;
stimulation (EMS) adalah stimulator otot bertenaga Ji.strik, digunakan pada situasi &#13;
dimana ada penurunan aliran darah yang menuju tungkai bawah untuk &#13;
meningkatkan sirkulasi darah setempat, mengurangi rasa nyeri pada kaki, &#13;
mengurangi kaki bengkak (edema), dan meningkatkan penyembuhan luka pada &#13;
tungkai bawah. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi efektivitas &#13;
penggunaan EMS terhadap perubahan sirkulasi dan perkembangan luka kaki &#13;
diabetes. &#13;
&#13;
Metode penelitian menggunakan eksperimen dengan desain randomized &#13;
clinical trial (ReT). Pengambilan sampeI menggunakan consecutive sampling &#13;
pada responden yang memenuhi kriteria inklusi. Penelitian ini terdiri atas 16 &#13;
responden pada masing-masing kelompok. Kelompok kontrol yaitu kelompok &#13;
yang mendapatkan perawatan luka standar dan kelompok intervensi yaitu &#13;
kelompok yang mendapatkan perawatan luka standar ditambah terapi EMS, &#13;
Intervensi EMS dilakukan 30 menit setiap hari selama 4 minggu. Penelitian ini &#13;
membandingkan perbedaan rata-rata nilai ABI dan skor perkembangan luka &#13;
dengan uji t, Wilcoxon dan Mann Whitney. &#13;
&#13;
Penelitian ini rnenunjukkan perbedaan yang bermakna (p</note>
 <note type="statement of responsibility">SUKARNI</note>
 <subject authority="">
  <topic>Electrical muscle stimulation, luka kaki diabetes,</topic>
 </subject>
 <classification>610.73 Suk e/R.22.224</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>610.73 Suk e/R.22.224</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001150700035</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.224)</sublocation>
    <shelfLocator>610.73 Suk e/R.22.224</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9981</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:42:28</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-01-10 11:25:58</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>