RANCANGAN PROGRAM PELATIHAN STRATEGIC PLANNING TERHADAP SISWA KELAS TIGA (3) SMP DALAM RANGKA PERSIAPAN MENGHADAPI UJIAN NASIONAL
Ujian Nasional merupakan salah satu bentuk ujian yang hams dihadapi para
siswa, terutama siswa-siswi yang telah sampai pada tahap ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001110700183 155.53 mar r/R.19.101 Perpustakaan Pusat (REF.19.101) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 155.53 mar r/R.19.101Penerbit Magister Psikologi : Bandung., 2011 Deskripsi Fisik xv, 168 hlm. ; il. ; 29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 155.53 mar rTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Maryana -
Ujian Nasional merupakan salah satu bentuk ujian yang hams dihadapi para
siswa, terutama siswa-siswi yang telah sampai pada tahap akhir dari suatu jenjang
pendidikan. Namun bagi sebagian besar siswa-siswi sekolah menengah pertama
(SMP), ujian nasional merupakan suatu situasi yang menegangkan, menakutkan dan
membuat mereka merasa stress baik selama masa persiapan maupun masa ujian itu
sendiri. Perasaan tegang, takut dan stres yang dialami oleh siswa diantaranya
disebabkan oleh banyaknya materi yang harus dipelajari dalam waktu yang singkat,
hasil-hasil try-out yang kurang memuaskan, dan tuntutan-tuntutan dari berbagai pihak
untuk lulus ujian dengan nilai yang baik. Oleh karena itu, selain persiapan secara
akademik, siswa-siswi juga perlu memahami cara meregulasi diri (self-regulation).
Pad a saat siswa yang berada pada masa remaja ini mampu meregulasi diri, siswa akan
mampu mengatur waktu belajar dengan baik, mengatasi perasaan/mood yang sering
mengganggu proses belajar, terfokus pada goal yang sudah ditentukan dan
menggunakan strategi belajar yang efektifbagi diri sendiri.
Pelatihan "Strategic Planning" menggunakan pendekatan experiential
learning yang memungkinkan peserta pelatihan berperan aktif dalam proses pelatihan.
Dengan aktif melakukan setiap kegiatan yang disediakan dalam pelatihan ini, peserta
pelatihan tidak hanya memperoleh informasi/pengetahuan baru, tetapi juga
memperoleh keterampilan dalam menentukan goal dan merancang strategi
pencapaian goal. Pelatihan ini terdiri dari fase pembukaan, diskusi, tayangan
audiovisual, simulasi, ceramah, dan pentutupan yang bertujuan untuk meningkatkan
kemampuan peserta dalam menentukan goal (dalam hal ini target nilai ujian nasional)
dan merencanakan strategi untuk mencapai goal tersebut.
Rancangan penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental, yakni
single group pretest-postest design yang bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian
pelatihan "Strategic Planning" terhadap keterampilan remaja dalam menentukan goal
dan strategi pencapaian goal. Subyek penelitian ini adalah 9 siswa-siswi kelas 9 di
SMPK 4 BPK PENABUR Bandung. Data penelitian diperoleh dari Kuesioner Goal
Setting dan Strategic Planning serta lembar observasi terhadap proses belajar peserta
yang diisi oleh 2 orang pengamat pendamping. Pengujian hipotesis menggunakan
perhitungan statistik uji beda t (!-test).
Hasil penelitian dengan taraf kepercayaan 95% menunjukkan bahwa
pemberian pelatihan "Strategic Planning" dapat digunakan untuk meningkatkan
kemampuan siswa-siswi dalam menentukan goal dan merancang strategi pencapaian
goal. Secara umum, hasil evaluasi menunjukkan reaksi yang positif dari peserta
pelatihan terkait dengan materi, metode yang digunakan, dan kemampuan fasilitator.
Revisi uji coba rancangan pelatihan berkaitan dengan materi pelatihan, metode,
penentuan waktu pelatihan dan penggunaan fasilitas ruangan pelatihan akan dilakukan
untuk meningkatkan efektivitas pelatihan. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






