<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9955">
 <titleInfo>
  <title>DILEMA BIROKRASI DALAM DEMOKRASI (STUDI POLA HUBUNGAN BUPATI DENGAN PEJABAT STRUKTURAL BIROKRASI DI KABUPATEN BANDUNG BARAT)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Didin Sabarudin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Ilmu Sosial Dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xiii, 132 hlm. ; il. ; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>DemoIcrasi sebagai komitmen dari reformasi penyelenggaraan pemerintah &#13;
di Indonesia telah diimplikasikan dalam bentuk desentralisasi pada level &#13;
kabupatenlkota, dengan maksud mendekatkan pelayanan dan penyelenggaraan &#13;
pemerintah kepada masyarakat. Kabupaten Bandung Barat merupakan daerah &#13;
otonom barn yang dibentuk berdasarkan VU Nomor 12 Tahun 2007. &#13;
&#13;
Bupati yang akan menjalankan kewenangan pemerintahan hams dipilih &#13;
langsung oleh masyarakat setelah melalui serangkaian proses dan mekanisme &#13;
politik. Drs. H. Abubakar, M.Si dan Drs. H. Ernawan Natasaputra, M.Si terpilih &#13;
menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat sampai tahun 2013. &#13;
&#13;
Bupati sebagai pejabat pembina kepegawaian diberikan kewenangan &#13;
melakukan pengangkatan, pem.indahan dan penurunan dalam jabatan struktural &#13;
PNS. Untuk memperoleh gambaran bagaimana pola hubungan di antara Bupati &#13;
dengan pejabat struktural terjalin, bagaimana proses tersebut, dan faktor apa yang &#13;
mempengaruhinya, penulis melihatnya dengan konsep politik birokratik, dimana &#13;
kebijakan pemerintahan lebih didasarkan pada bentuk dan tujuan yang bercorak &#13;
birokratik. &#13;
&#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah eksplanatoris. Data penelitian &#13;
yang diperoleh menggunakan metode purposeful sampling dengan teknik &#13;
pemilihan informan adalah stratified purposeful sampling. Sedangkan teknik &#13;
pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, observasi perilaku dan &#13;
wawancara dengan para partisipan. &#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan, pola hubungan Bupati dengan pejabat &#13;
struktural birokrasi tidak hanya dalam kerangka positif yang menciptakan sinergi, &#13;
tetapi juga implikasinya menjadi negatif disebabkan adanya perselingkuhan di &#13;
antara keduanya. Kondisi tersebut terjadi berdasarkan dua ha1: Pertama, hubungan &#13;
sosial politik. Birokrasi menjadi mesin politik kepentingan penguasa yang &#13;
diarahkan sebagai alat negara untuk mempertahankan kekuasaan, sehingga wajah &#13;
birokrasi tidak lebih sebagai abdi penguasa daripada sebagai pelayan masyarakat &#13;
Kedua, hubungan ekonomi. Rekrutmen pejabat struktural birokrasi seringkali &#13;
terdistorsi oleh kepentingan politik uang, sehingga postur kekuasaan birokrasi &#13;
ditentukan oleh pertukaran balas jasa politik dan transaksi ekonomi antara Bupati &#13;
sebagai patron dan birokrasi sebagai klien, dimana Bupati melakukan kesepakatan &#13;
dengan pejabat dalam setiap jenjangjabatan struktural.</note>
 <note type="statement of responsibility">Didin Sabarudin</note>
 <subject authority="">
  <topic>desentralisasi, kekuasaan, jabatan struktural, pol</topic>
 </subject>
 <classification>351</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>351 Sab d/R.17.151</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0100111070033</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.17.151)</sublocation>
    <shelfLocator>351 Sab d/R.17.151</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9955</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:42:28</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-07-26 08:18:19</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>