<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9908">
 <titleInfo>
  <title>Dampak Imputasi terhadap error klasifikasi pada analisis diskriminan</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Bambang Ruswandi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Statistika Terapan</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xiv, 68  hlm. ; il. ; 29 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>atu penelitian yang menggunakan metode survei akan sangat jarang sekali &#13;
patkan data yang terbebas dari data hilang. Adanya data hilang akibat nonrespon &#13;
1 menimbulkan data hasil survei menjadi tidak lengkap sehingga menyebabkan &#13;
mgnya informasi dan penaksiran parameter menjadi tidak efisien. Untuk mengatasi &#13;
Ita hilang dapat dilakukan dengan menggunakan analisis statistika yaitu dengan &#13;
ienggunakan metode imputasi. Beberapa metode imputasi untuk mengatasi data &#13;
hilang antara lain Metode Imputasi Regresi dan Metode Predictive Mean Matching &#13;
&#13;
(PMM) yang merupakan metode imputasi berganda, Pada penelitian ini kedua metode &#13;
tersebut diuji melalui simulasi dan diterapkan pada data klasifikasi jantung kemudian &#13;
basilnya diperbandingkan untuk mengetahui dampak dari pengisian data hilang. &#13;
Penaksiran data hilang dengan metode imputasi PPM secara umum menunjukkan &#13;
kinerja yang lebih baik dari pada metode imputasi regresi. Hal ini terlihat dengan Iebih &#13;
kecilnya nilai RMSE metode imputasi PMM dari pada metode imputasi regresi. Pada &#13;
analisis diskriminan, hasil penaksiran data hilang memberikan perubahan terhadap &#13;
error klasifikasi jika dibandingkan dengan data Iengkap sebenarnya. Penaksiran &#13;
dengan metode imputasi PMM memberikan dampak menurunkan error klasifikasi &#13;
lebih besar daripada metode imputasi regresi.</note>
 <note type="statement of responsibility">Bambang Ruswandi</note>
 <subject authority="">
  <topic>Dampak Imputasi Terhadap Error Klasifikasi Pada An</topic>
 </subject>
 <classification>519.5</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>519.5 Rus d/R.14.83</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001100700263</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.14.83)</sublocation>
    <shelfLocator>519.5 Rus d/R.14.83</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9908</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:42:28</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-06-25 11:42:35</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>