<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9854">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENGGUNAAN LAHAN PERTANIAN SAWAH PADA DAERAH TERKENA LIMBAH DI WILAYAH KECAMATAN RANCAEKEK KABUPATEN BANDUNG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DANJAR MOTOHADA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Ilmu Lingkungan</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xvi,;143 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ANALISIS PENGGUNAAN LAHAN PERTANIAN SAWAH PADA &#13;
DAERAH TERKENA LIMBAH DI WILAYAH KECAMATAN &#13;
RANCAEKEKKABUPATENBANDUNG &#13;
&#13;
ABSTRAK &#13;
&#13;
Wilayah Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung merupakan lumbung &#13;
padi. Namun sejak tahun 1978an seiring perkembangan industri, industri-industri &#13;
ini mengalirkan lirnbahnya melalui sungai, sehingga sungai tercemar (salah &#13;
satunya S. Cikijing). Dengan tercemarnya sungai yang merupakan sumber &#13;
pengairan satu-satunya, maka sawah-sawah yang menggunakan sumber air ini &#13;
rnengalami penurunan produksi bahkan gagal panen. Sawah-sawah yang tercemar &#13;
ini meliputi areal seluas ± 415 Ha yang tersebar di 4 (empat) wilayah desa, yaitu &#13;
Desa Linggar (120 Ha), Desa Sukamulya (40 Ha), Desa Jelegong (175 Ha) dan &#13;
Desa Bojongloa (80 Ha). Keadaan ini disikapi berbeda oleh pemilik lahan di 4 &#13;
(empat) desa tersebut. Ada yang dijualnya kemudian lahannya beralih fungsi &#13;
menjadi areal perurnahan, berdasarkan data sebesar ± 546.342 2. Selain itu, ada &#13;
juga yang tetap mempertahankan garapan lahan padi sawahnya. &#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi &#13;
pemilik lahan mempertahankan garapan padi sawah di lahan pertanian yang &#13;
terkena lirnbah, serta menganalisis keuntungan dan kerugian mempertahankan &#13;
eksistensi lahan pertanian sawah terhadap lingkungan hidup. Metode yang &#13;
digunakan yaitu metode kuantitatif deskriptif. Metode kuantitatif didasarkan untuk &#13;
mengetahui faktor yang mempengaruhi pemilik lahan mempertahankan garapan &#13;
padi sawahnya. Deskriptif yaitu menelaah keuntungan dan kerugian &#13;
mempertahankan eksistensi lahan sawah. &#13;
&#13;
Hasil penelitian mendapatkan bahwa faktor-faktor yang mendorong para &#13;
pemilik lahan untuk tetap mempertahankan garapan lahan padi sawahnya yaitu &#13;
faktor ekonomi dan sosial. Faktor ekonomi disebabkan nilai jual lahan yang &#13;
masih dianggap rendah, juga faktor pendapatan rurnah tangga petani pemilik lahan &#13;
yang masih memadai, karena adanya sumber pendapatan lain diluar sektor &#13;
pertanian (mata pencaharian ganda) sebagai altematif sumber ekonomi keluarga. &#13;
Faktor sosial meliputi cara pandang tentang pentingnya eksistensi lahan pertanian &#13;
padi sawah, rasa kekerabatan pemilik-penggarap, kepemilikan lahan yang masih &#13;
dianggap sebagai warisan aset yang berharga sehingga tetap ingin diwariskan &#13;
kembali dan tabu untuk dijual. Hasillain yang didapatkan adalah keuntungan dan &#13;
kerugian mempertahankan eksistensi lahan sawah. Keuntungannya antara lain &#13;
tidak terjadi kerawanan pangan, tidak menimbulkan kepadatan penduduk, tidak &#13;
terjadi kerawanan banjir. Adapun kerugiannya diantaranya yaitu produktivitas &#13;
lahan yang menurun, serta penurunan kualitas beras dan jerami yang sudah &#13;
mengandung logam. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">DANJAR MOTOHADA</note>
 <subject authority="">
  <topic>Sawah tercemar, mempertahankan garapan, ekonomi-so</topic>
 </subject>
 <classification>628.55</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>628.55 Mot a/R.25.309</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001120700072</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.309)</sublocation>
    <shelfLocator>628.55 Mot a/R.25.309</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9854</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:42:27</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-11-24 09:48:48</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>