EKSPRESI KOMUNIKASI INDIVIDU AUTISTIK ( STUDI KASUS TENTANG EKSPRESI KOMUNIKASI PENYANDANG AUTISME DI SEKOLAH DASAR NEGERI (SDN) 131 JAMBI SEBAGAI SEKOLAH INKLUSI )
EKSPRESI KOMUNIKASI INDIVIDU A UTISTIK (Studi Kasus Tentang Ekspresi
Komunikasi Penyandang Autisme di Sekolah Dasar Negeri 131 Jambi Sebagai ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 0100104686 302.2 Gin e/R.21.90 Perpustakaan Pusat (REF.21.90) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 302.2 Gin e/R.21.90Penerbit Magister Ilmu Komunikasi : Bandung., 2012 Deskripsi Fisik xvii, 157 hlm. ; ill. ; 29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 302.2 Gin eTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab ERASKAITA GINTING -
EKSPRESI KOMUNIKASI INDIVIDU A UTISTIK (Studi Kasus Tentang Ekspresi
Komunikasi Penyandang Autisme di Sekolah Dasar Negeri 131 Jambi Sebagai
Sekolah Inklusi). ERASKAITA GINTING. Tesis Magister dengan Tim
Pembimbing Prof. Dr. H. Engkus Kuswarno, M. S (Ketua) dan Dr. Hj. Jenny
Ratna Suminar, M. Si. (Anggota).
Saat ini kasus autisme semakin meningkat. Beberapa rumah saki! di Jakarta
mengklaim terjadi peningkatan angka pasien anak autisme hingga 400%. Pada
umumnya individu autisme mengalami gangguan komunikasi, interaksi dan
sosialisasi. Individu autisme dengan berbagai keterbatasannya dalam berkomunikasi
dan berinteraksi tentunya mempunyai cara tersendiri dan unik dalam berkomunikasi
dan berbeda dengan anak normal lainnya. Penelitian ini diadakan, tidak lain untuk
memahami ekspresi komunikasi individu autistik tersebut.
Penelitian dilakukan di Sekolah Dasar Negeri 131 Jambi, dengan jumlah
anak penyandang autisme sebanyak 4 o rang. Objek penelitian ini adalah ekspresi
komunikasi individu autistik dengan orang tua (shadow), guru dan teman sekelas
(autis dan non autis). Dengan identifikasi masalah sebagai berikut : 1) bagaimana
ekspresi komunikasi individu autistik ketika berhubungan dengan guru di lingkungan
sekolah? 2)bagaimana ekpresi komunikasi individu autistik ketika berhubungan
dengan orang tua (shadow) di lingkungan sekolah? 3) bagaimana ekspresi
komunikasi individu autistik ketika berhubungan dengan teman sekelas?
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan
pendekatan studi kasus, khususnya aspek penggunaan lambang verbal dan
nonverbal. Untuk mendapatkan data, digunakan observasi berperanserta,
wawancara mendalam dan penggunaan dokumentasi. Informan penelitian ini adalah
guru kelas, orang tua siswa penyandang autisme (yang juga berperan sebagai
shadow), kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan teman sekelas serta beberapa
ahli.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa individu autistik yang bersekolah di
SDN 131 Jambi lebih dominan menggunakan lam bang nonve;bal dalam
mengekspresikan komunikasinya, mengungkapkan keinginannya, sedangkan bahasa
verbal diungkapkan cukup singkat hanya satu atau dua kata secara tidak jelas dan
berat serta selalu berulang. Hal ini dikarenakan keterbatasan mereka terhadap
perilaku, sosialisasi dan komunikasi. Komunikasi bagi mereka cenderung untuk
meminta dan sulit untuk memberi komentar. Ekspresi-ekspresi komunikasi melalui
pesan nonverbal dari Individu autistik memudahkan individu autistik menyampaikan
keinginan dan kebutuhannya.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






