ANALISIS KEBERLANJUTAN PERIKANAN TANGKAP SKALA KECIL DI KABUPATEN LANGKAT PROVINSI SUMATERA UTARA
Keberlanjutan Perikanan Tangkap Skala Kecil
abupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara
ABSTRAK
perikanan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001120700200 639.22 Sem a/R.25.336 Perpustakaan Pusat (REF.336) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 639.22 Sem a/R.25.336Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung., 2012 Deskripsi Fisik xix,;200 hlm ,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 639.22 Sem aTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab SEMBIRING MARKUS -
Keberlanjutan Perikanan Tangkap Skala Kecil
abupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara
ABSTRAK
perikanan tangkap yang selama ini didasarkan pada hasil
tidak dapat menjawab secara akurat permasalahan
n secara komprehensif. FAO mengisyaratkan perlu dianalisis
konomi, sosial, teknologi dan hukum-kelembagaan. Penelitian ini
menentukan status perikanan tangkap skala kecil dalam perspektif
enurut kelima dimensi tersebut. Penelitian ini juga bertujuan
uotuk m berikan rekomendasi strategi dan kebijakan dalam mendukung
keberlanjutan perikanan tangkap skala kecil di Kabupaten Langkat.
Met ang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan
teknik Ra, yang didukung oleh analisis SWOT untuk merumuskan strategi
dan priori ijakan. Dalam penelitian ini beberpa atribut telah dimodifikasi.
Hal ini di n berdasarkan kondisi perikanan tangkap skala kecil di lokasi
penelitian. litian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data
primer di dengan melakukan wawancara dan pengamatan langsung.
Wawancar ktur dilakukan terhadap 95 nelayan skala kecil, 9 tokoh
masyaraka ta . i terkait, HNSI dan LSM Lokal. Data sekunder diperoleh
dengan stu atur.
Ha lisis Rapfish pada lima dimensi tersebut menunjukkan status
perikanan p skala kecil di Kabupaten Langkat cukup berkelanjutan dengan
nilai indek jutan perikanan (IKP) rata-rata 55,79. Dimensi teknologi dan
ekologi m yang terburuk status keberlanjutannya. Dilihat dari enambelas
jenis alat t yang digunakan, bubu dan jala saja yang berada dalam status
kurang ber utan (lKP rata-rata dalam selang 26-50). Hasil analisis SWOT
didapatkan elas rekomendasi kebijakan untuk meningkatkan keberlanjutan
perikanan p skala kecil di Kabupaten Langkat. Rekomendasi kebijakan
terpenting meningkatkan partisipasi mayarakat dengan kelembagaan lokal
dalam pel n sumber daya perikanan dan kelautan. Tesis ini menegaskan
pentingny perhatikan keterpaduan aspek ekologi, ekonomi, sosial,
teknologi um-kelembagaan dalam pengelolaan perikanan.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






