<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9771">
 <titleInfo>
  <title>KOMUNIKASI TERAPEUTIK KONSELOR DALAM MENANGANI ORANG DENGAN LUPUS (ODAPUS) (Studi Kasus Di Syamsi Dhuha Foundation Bandung)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NURLY MEILINDA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Ilmu Komunikasi</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>v, 219 hlm. ; ill. ; 29 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>KOMUNlKASI TERAPEUTIK KONSELOR DALAM MENANGANI &#13;
ORANG DENGAN LUPUS (ODAPUS) &#13;
&#13;
(Studi Kasus di Syamsi Dhuha Foundation Bandung) &#13;
&#13;
ABSTRAK &#13;
&#13;
Lupus merupakan penyakit baru yang mematikan setara kanker. Tidak &#13;
sedikit penyandang penyakit ini tidak tertolong lagi. Selain rentan terhadap &#13;
gangguan fisik, Lupus juga rentan terhadap gangguan psikologis. Oleh karena itu, &#13;
konse1ing yang menerapkan prinsip komunikasi terapeutik akan sangat berguna &#13;
dalam membantu penyandang Lupus dalam melewati masa-masa krisis dalam &#13;
kehidupan, serta membantu mereka untuk hidup dengan Lupus. &#13;
&#13;
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan bagaimana proses &#13;
komunikasi terapeutik .konselor dalam menangani Orang Dengan Lupus &#13;
(ODAPUS). Bagaimana penggunaan simbol dalam komunikasi terapeutik &#13;
konse1or dan ODAPUS, Bagaimana keterampilan komunikasi konselor dalam &#13;
komunikasi terapeutik dengan ODAPUS, dan Bagaimana model komunikasi &#13;
yang terbentuk dari komunikasi terapeutik konselor dengan ODAPUS. Adapun &#13;
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan &#13;
pendekatan studi kasus untuk mengetahui bagaimana proses dan model &#13;
komunikasi terapeutik konselor dalam menangani ODAPUS. Informan dari &#13;
penelitian ini yaitu konselor yayasan Syamsi Dhuha Bandung sebanyak 5 orang. &#13;
&#13;
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa komunikasi terapeutik yang &#13;
dilakukan oleh konselor dan ODAPUS yang tergabung di Yayasan Syamsi Dhuha &#13;
Bandung melibatkan penggunaan simbol verbal dan non verbal. Simbol verbal &#13;
dapat berupa bahasa dan istilah yang digunakan sedangkan isyarat nonverbal yaitu &#13;
bahasa tubuh yang ditunjukkan dengan meneondongkan tubuh, menganggukkan &#13;
kepala, mengemyitkan alis, melakukan kontak mata, serta menunjukkan mimik &#13;
wajah yang serius. Sentuhan diberikan dengan eara menggenggam tangan, &#13;
membelai rambut, serta mengelus punggung. J arak selama berbineang selalu &#13;
dekat, eara mereka berbieara disesuaikan dengan keadaan yaitu menggunakan &#13;
intonasi dan nada yang rendah, volume yang sedang dan keeepatan yang lambat, &#13;
hingga pakaian dan aksesori yang digunakah pun tidak terlalu meneolok keeuali &#13;
sedang berada di luar ruangan yaitu menambahkan penggunaan aksesori seperti &#13;
kaca mata hitam dan payung. Sedangkan keterampilan yang dimiliki konselor &#13;
dalam menangani ODAPUS yaitu mau meneeritakan pengalaman dan kehidupan &#13;
pribadi, menerima kritik dan saran, tidak membatasi topik pembiearaan, &#13;
&#13;
. memberikan solusi dan nasihat positif, menyampaikan pesan kebaikan, &#13;
menunjukkan sikap tenang, tidak pemah memaksakan pendapat, dan tidak &#13;
memotong pembiearaan ODAPUS.</note>
 <note type="statement of responsibility">NURLY MEILINDA</note>
 <subject authority="">
  <topic>Konselor, ODAPUS, Studi Kasus, Komunikasi Terapeut</topic>
 </subject>
 <classification>302.2 Mei k</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>302.2 Mei k/R.21.121</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0100112070030</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.121)</sublocation>
    <shelfLocator>302.2 Mei k/R.21.121</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9771</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:42:27</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-02-01 09:09:20</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>