Detail Cantuman

Image of IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN PERKOTAAN OLEH TIM KOORDINASI PENANGGULANGAN KEMISKINAN KOTA (TKPK) DI KOTA BANDUNG

 

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN PERKOTAAN OLEH TIM KOORDINASI PENANGGULANGAN KEMISKINAN KOTA (TKPK) DI KOTA BANDUNG


Pennasalahan mengenai kemiskinan menjadi permasalahan yang

multidimensi, berbagai upaya oleh pemerintah telah dilakukan guna ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120700254362.5 Hum i/R.17.196Perpustakaan Pusat (REF.17.196)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    362.5 Hum i/R.17.196
    Penerbit Magister Ilmu Sosial Dan Politik : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    viii,;173 hlm,;29,5 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    362.5
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pennasalahan mengenai kemiskinan menjadi permasalahan yang

    multidimensi, berbagai upaya oleh pemerintah telah dilakukan guna menanggulangi
    kemiskinan. Salah satu upaya tersebut adalah dengan mengeluarkan Kebijakan
    Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan. Kebijakan dalam menanggulangi
    kemiskinan ini merupakan kebijakan pusat yang kernudian diterjemahkan pada level
    propinsi dan kotalkabupaten. Dalam implementasinya. ban yak variabel yang
    mempengaruhi kebijakan tersebut, sehingga berdampak pada proses maupun output
    kebijakan itu sendiri. Dalam penelitian ini, peneliti mengkaji mengenai
    "Implementasi Kebijakan Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan Oleh Tim
    Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kota (TKPK) Di Kota Bandung",
    berdasarkan konsep impelementasi kebijakan oleh Mazmanian dan Sabatier
    menjelaskan tiga variabel dalarn implementasi kebijakan, yaitu (1) Mudah Tidaknya
    Masalah Dikendalikan, (2) Kemampuan Kebijakan Menstrukturkan Proses
    Implementasi, (3) Variabel Diluar Undang-Undang Yang Mempengaruhi
    Implementasi.

    Penelitian ini menggunakan pendekatan induktif Analisis data menggunakan
    analisis data kualitatif, sebab peneliti mengumpulkan data kualitatif yang
    dikumpulkan dari hasil wawancara mendalam dengan inform an yang terdiri dari
    para anggota Tim Koordinasi Penanngulangan Kemiskinan Kota Bandung, serta
    Koordinator Fasilitator Kota Bandung.

    Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa mudah tidaknya masalah untuk
    dikendalikan dalam mengimplementasi kebijakan penanggulangan kemiskinan
    perkotaan ditandai dengan adanya kesukaran-kesukaran teknis yang kerap ditemui
    dalam implementasi kebijakan tersebut, seperti masih rendahnya kesadaran para
    peJaku (target group) sebagai penerima manfaat kebijakan ini, dan oleh karena itu
    kegiatan dalam kebijakan ini lebih diarahkan pada pembangunan-pembangunan fisik
    seperti mengaspal jalan, renovasi MCK Umum, pembangunan sarana kesehatan
    umum dan sebagainya. Kemampuan kebijakan untuk menstrukturkan proses
    implementasi kebijakan penanggulangan kemiskinan perkotaan sangat berpengaruh
    untuk kelancaran dalam pelaksanaan berbagai program atau proyek. Sejauh ini
    TKPK merupakan tim gabungan yang terdiri dari SKPD-SKPD, tentunya dengan
    berbagai dukungan baik berupa kewenangan ataupun sumber-sumber yang dapat
    digunakan. Sementara variabel di luar undang-undang yang dapat mempengaruhi
    implementasi kebijakan pengentasan kemiskinan perkotaan di Kota Bandung di
    antaranya adalah dukungan publik yang cukup besar, dirasakan bahwa dukungan
    publik terutama dari masayarakat luas tidak hanya terbatas pada kalangan tertentu
    saja misalkan dari tokoh masyarakat, sementara untuk mendapat dukungan dari
    masyarakat secara luas diperlukan sosialisasi secara simultan. Faktor lainnya adalah
    sumber-sumber yang dimiliki oleh target group memiliki nilai potensi yang tidak
    sama untuk masing-masing wilayah, sehingga diperlukan strategi dalam menjalin
    kerjasama dengan berbagai pihak terutama dengan pihak swasta sebagai wujud dari
    kemandirian masyarakat dengan cara bermitra dengan lembaga swasta.

  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi