<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9727">
 <titleInfo>
  <title>THE AUSPICES OF THE SOUTH CHINA SEA DISPUTE IN THE FRAMEWORK OF THE ASEAN POLITICAL SECURITY COMMUNITY</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AVRIL KUNDAI MHEMBERE</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Ilmu Sosial Dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">en</languageTerm>
  <languageTerm type="text">English</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xiv,;85 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Berberapa warta berita mengenai sengketa Laut Cina Selatan (SCS) didominasi &#13;
oleh masalah konfrontasi yang terjadi di wilayah yang sedang disengketakan. &#13;
Fokus dalam upaya menyelesaikan sengketa biasanya lebih berfokus pada peran &#13;
yang dimainkan oJeh organisasi regional, dibandingkan pada peran yang &#13;
dimainkan oleh sebuah rezim regional, misalnya rezim regional seperti Komunitas &#13;
Politik Keamanan ASEAN (APSC). Dengan pengamatan ini, tesis ini berusaha &#13;
untuk mengetahui bagaimana APSC mengelola sengketa SCS dalam upaya &#13;
mempertahankan perdamaian dan keamanan regional. Sengketa maritim ini yang &#13;
berpotensi kaya sumber daya alam dan juga mencakup jalur laut strategis untuk &#13;
perdagangan melibatkan enam negara yaitu: Cina, Taiwan dan empat negara &#13;
anggota ASEAN yaitu Filipina, Malaysia, Vietnam dan Brunei DarussaIam. &#13;
&#13;
Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat pendekatan &#13;
eksplanatori. Peneliti memakai teknik wawancara yang semi-terstruktur dan &#13;
berbagai sumber dokumentasi untuk pengumpulan data. &#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa negara-negara anggota ASEAN, &#13;
menerapkan Track I diplomasi, Track II diplomasi, Mekanisme Confidence &#13;
Building (CBMs) dan diplomasi preventif agar sengketa di Laut Cina Seletan &#13;
tidak meningkat sampai menjadi konflik langsung. Temuan tesis ini juga &#13;
menjelaskan bahwa sebagai sebuah rezim regional APSC tidak memiliki &#13;
kekuasaan untuk menentukan perlaku negara anggotanya. Akan tetapi, APSC &#13;
sedang meperbaiki tantangan di antara negara anggotanya dan sedang menatarkan &#13;
mekanismenya dalam upaya meenyelesaikan sengketa ini. Dengan demikian, &#13;
negara-negara anggota ASEAN terus beroptimis, mereka terus berharap dan &#13;
percaya bahwa dalam masa depan, APSC akan bisa meminimalkan konflik antara &#13;
anggotanya dan akan bisa mengurangkan konflik di wilayah disekitamyajuga.</note>
 <note type="statement of responsibility">AVRIL KUNDAI MHEMBERE</note>
 <subject authority="">
  <topic>Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif </topic>
 </subject>
 <classification>320.011</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>320.011 Mhe t/R.17.80</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001120700249</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.17.80)</sublocation>
    <shelfLocator>320.011 Mhe t</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9727</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:42:27</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-07-11 13:08:42</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>