PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PERAWATAN DI RUMAH PASCA INTERVENSI KORONER PERKUTAN ELEKTIF DI RSUP Dr. HASAN SADIKIN BANDUNG
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh intervensi koroner perkutan (IKP) elektif
merupakan tindakan invasif minimal dalam upaya revaskularisasi ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001120700386 610.73 Ist p/R.115 Perpustakaan Pusat (REF.115) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 610.73 Ist p/R.115Penerbit MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD : Bandung., 2012 Deskripsi Fisik xiv, 68 hlm. ; il. ; 29 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 610.73 Ist pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Istianah -
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh intervensi koroner perkutan (IKP) elektif
merupakan tindakan invasif minimal dalam upaya revaskularisasi otot jantung
akibat Penyakit Jantung Koroner. Lama perawatan pasca IKP cukup singkat,
dalam waktu 1-2 hari pasien sudah pulang. Fokus perawatan pasca IKP adalah
pemulihan fungsi fisik, psikologis, sosial dan spiritual, serta pencegahan
komplikasi. Persiapan pasien pulang difokuskan untuk mempersiapkan pasien
agar mampu melakukan perawatan mandiri di rumah. Tujuan penelitian ini untuk
mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap perawatan di rumah pasca
intervensi koroner perkutan elektif. Desain penelitian adalah quasi eksperimen
dengan randomized posttest-only control group design. Jumlah sampel 28 orang
yang terdiri dari kelompok perlakuan 14 orang dan kelornpok kontrol 14 orang,
pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data
menggunakan kuesioner tentang perawatan dirumah. Pengolahan data melalui
analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik chi-square. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa responden laki-laki sebanyak 10 orang (71%) pada
kelompok perlakuan dan 9 orang (64%) pada kelompok kontrol. Sebagian
besar responden berusia > 65 tahun dan berpendidikan sekolah menengah atas
sebanyak 9 orang (64%) pada kelompok perlakuan dan 11 orang (79%) pada
kelompok kontrol, selebihnya adalah lulus perguruan tinggi. Hasil analisis
bivariat menunjukkan bahwa setelah diberikan pendidikan kesehatan maka
sebagian besar (92,9%) kelompok perlakuan melakukan perawatan dirumah
dengan baik dibandingkan dengan kelompok kontrol hanya 57,1% yang
melakukan perawatan dengan baik. Hasil analisis lebih lanjut didapatkan
pengaruh pendidikan kesehatan terhadap perawatan di rumah pasca intervensi
koroner perkutan elektif dengan p=0,038. Berdasarkan penelitian ini diharapkan
pendidikan kesehatan dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan pasien
dalam melakukan perawatan di rumah.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






