Detail Cantuman

Image of EFEKTIVITAS PROGRAM INTERVENSI TERAPI PUISI UNTUK MENGEMBANGKAN SELF-ESTEEM PADA PENYANDANG TUNA DAKSA

 

EFEKTIVITAS PROGRAM INTERVENSI TERAPI PUISI UNTUK MENGEMBANGKAN SELF-ESTEEM PADA PENYANDANG TUNA DAKSA



Nugraha Arif Karyanta. 2011. Efektivitas Program Intervensi Terapi Puisi untuk
Mengembangkan Self-Esteem pada Penyandang Tuna Daksa. ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120700104153.8 kar e/R.19.21Perpustakaan Pusat (REF.19.21)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    153.8 kar e/R.19.21
    Penerbit Magister Psikologi : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xv, 175 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    153.8 kar e
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab

  • Nugraha Arif Karyanta. 2011. Efektivitas Program Intervensi Terapi Puisi untuk
    Mengembangkan Self-Esteem pada Penyandang Tuna Daksa.

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program intervensi terapi puisi
    untuk mengembangkan self-esteem pada penyandang tuna daksa di Balai Besar Rehabilitasi
    Sosial Bina Daksa Prof Dr. Soeharso Surakarta Program intervensi terapi puisi ini
    berdasarkan pada tiga komponen dari praktek terapi puisi menurut Mazza (2003), yaitu
    komponen ekspresif!kreatif, komponen simbolik, dan komponen reseptif/preskriptif

    Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain penjodohan prauji ­
    pascauji (before-match-after-design). Dalam penelitian ini, akan dilakukan proses matching
    terhadap sepuluh orang subyek penelitian berdasarkan skor self-esteem yang dimiliki,
    sehingga didapatkan lima orang subyek eksperimen dan lima orang subyek kontrol dengan
    baseline self-esteem yang sama pada kedua kelompok tersebut. Setelah itu secara reguler
    subyek penelitian akan mendapatkan perlakuan berupa intervensi terapi puisi sebanyak 8 sesi,
    yang terdiri dari 4 sesi terapi kelompok dan 4 sesi terapi individual. Selanjutnya
    dilaksanakan pengukuran paska perlakuan (post-treatment).

    Pengambilan data menggunakan instrumen State Self-Esteem Scale (SSES), instrumen
    Persepsi Subyek Mengenai Pengalaman dalam Terapi Puisi, Instrumen Observasi Self­
    Esteem, tahapan program intervensi terapi puisi untuk mengembangkan self-esteem, panduan
    wawancara dan observasi klinis, dan puisi yang dihasilkan dalam proses terapi puisi tersebut.

    Data SSES dianalisis menggunakan Uji Mann - Whitney untuk dua sampel tidak
    berhubungan dengan menggunakan bantuan SPSS versi 16.0. Data Persepsi Subyek
    Mengenai Pengalaman dalam Terapi Puisi dan data Instrumen Observasi Self-Esteem
    dianalisis secara diskriptif - kuantitatif Sementara data diskriptif kualitatif dari hasil
    wawancara dan puisi-puisi yang dihasilkan subyek eksperimen dianalisis secara kualitatif
    dengan menggunakan content analysis.

    Hasil analisis atas data SSES dengan menggunakan Uji Mann - Whitney untuk dua
    sampel tidak berhubungan memperlihatkan skor Z sebesar -2.627 dengan Asymp. Sig (2-
    tailed) sebesar 0.009 atau probabilitas di bawah 0.05 (p < 0.05), sehingga dapat disimpulkan
    bahwa terdapat perbedaan self-esteem setelah mengalami terapi puisi antara kelornpok
    eksperimen dan kelompok kontrol, atau dapat disimpulkan lebih jauh lagi bahwa terapi puisi
    efektif untuk mengembangkan self-esteem. Hal ini didukung oJeh hasil rating observasi yang
    memperlihatkan grafik yang selalu meningkat. Nilai dari kuesioner Persepsi Subyek
    Mengenai Pengalaman Dalam Terapi Puisi memperlihatkan bahwa aktivitas menulis puisi
    merupakan aktivitas yang dipandang paling berpengaruh terhadap peningkatan self-esteem
    subyek eksperimen, disusul dengan - aktivitas - mendiskusikan puisi, kemudian iaktivitas
    membacakan puisi. Analisis lebih jauh memperlihatkan bahwa fungsi ekspresif/kreatif yang
    diwujudkan dengan menu lis puisi dan membacakan puisi, fungsi preskriptif dengan
    mendiskusikan puisi, maupun fungsi simbolik seremonial dengan metafora dalam puisi-puisi
    yang dibuat memperlihatkan peran tersendiri dalam mengembangkan self-esteem.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi