<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9692">
 <titleInfo>
  <title>INVENTORI DAN STRATEGI MITIGASI EMISI GAS RUMAH KACA (GRK) CO2e INDUSTRI BESI DAN BAJA DI KABUPATEN TANGERANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rina Megasari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Ilmu Lingkungan</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xii,;70 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bidang industri merupakan salah satu penyumbang emisi GRK &#13;
terpenting.Perubahan iklim merupakan perubahan yang terjadi pada sistem iklim &#13;
global akibat langsung atau tidak langsung dari aktivitas manusia yang mengubah &#13;
komposisi atmosfer secara global dan variabilitas iklim yang teramati pada kurun &#13;
waktu yang dapat dibandingkan. Proses pemanasan yang terjadi di muka bumi &#13;
oleh gas rumah kaca dikenal dengan efek rumah kaca. Sumber-sumber emisi &#13;
utama adalah dilepaskannya gas rumah kaca dari proses-proses industri yang &#13;
secara kimiawi atau fisik melakukan transformasi suatu materi menjadi bentuk &#13;
lain. Industri menghasilkan emisi GRK dari tiga sektor, yaitu pembakaran bahan &#13;
bakar, proses industri dan penggunaan produk (IPPU) serta pengolahan limbah. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah emisi GRK C02e dari industri &#13;
besi dan baja di Kabupaten Tangerang serta menganalisis strategi mitigasi &#13;
penurunan emisi dari ketiga sektor tersebut. &#13;
&#13;
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dan &#13;
kualitatif dengan menghitung emisi GRK C02e dari industri besi dan baja serta &#13;
melakukan analisis kebijakan untuk menyusun strategi mitigasi penunman emisi &#13;
GRK C02e. Penelitian dilakukan pada 10 industri pembuatan baja kasar/crude &#13;
steel dan 5 industri pembuatan baja semi finished product di Kabupaten &#13;
Tangerang. Analisis kebijakan yang digunakan adalah metode Analitic Hierarchy &#13;
Process (AHP) untuk menentukan prioritas pada strategi mitigasi penurunan emisi &#13;
GRKC02e. &#13;
&#13;
Emisi GRK dari penggunaan energi merupakan surnber terbesar emisi &#13;
GRK C02e industri besi dan baja.Berdasarkan hasil perhitungan emisi GRK &#13;
sektor penggunaan energi, proses produksi dan limbah cair, maka didapat estimasi &#13;
emisi GRK C02e Industri Besi dan Baja di Kabupaten Tangerang adalah &#13;
23.521.949,45 ton C02e.Kebijakan yang disarankan untuk mennrunkan emisi &#13;
GRK C02e industri besi dan baja berdasarkan hasil analisis adalah Fasilitasi dan &#13;
insentif pengembangan teknologi dengan bobot 0,495 untuk kriteria biaya &#13;
minimal, aplikatif dan ketuntasan menunmkan emisi GRK C02e. Strategi mitigasi &#13;
terhadap industri besi dan baja di Kabupaten Tangerang dapat dilakukan dengan &#13;
fasilitasi dan insentifpengembangan teknologi pada 5 opsi, yaitu : industri ramah &#13;
lingkungan, teknologi, sosial, kelembagaan dan regulasi.</note>
 <note type="statement of responsibility">Megasari Rina</note>
 <subject authority="">
  <topic>Emisi GRK C02e, Industri Besi dan Baja, Kebijakan,</topic>
 </subject>
 <classification>333.7 Meg i</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>333.7 Meg i/R.25.80</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001150700074</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.80)</sublocation>
    <shelfLocator>333.7 Meg i/R.25.80</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9692</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:42:27</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-12-19 10:12:58</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>