Detail Cantuman

Image of Efektivitas Expressive Writing untuk Menurunkan Simtom-Simtom Stres Pasca Trauma (Studi Pada Perempuan Berkepribadian Extrovert Unstable yang Mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga)

 

Efektivitas Expressive Writing untuk Menurunkan Simtom-Simtom Stres Pasca Trauma (Studi Pada Perempuan Berkepribadian Extrovert Unstable yang Mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga)


EFEKTIVITAS EXPRESSIVE WRITING UNTUK MENURUNKAN SIMTOM­
SIMTOM STRES PASCA TRAUMA. STUDI PADA PEREMPUAN
BERKEPRIBADIAN EXTROVERT ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    0006690155.6 wis e/R.19.109Perpustakaan Pusat (REF.109)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    155.6 wis e/R.19.109
    Penerbit Magister Psikologi : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiv, 174 hlm. ; il. ; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    155.6 wis e
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • EFEKTIVITAS EXPRESSIVE WRITING UNTUK MENURUNKAN SIMTOM­
    SIMTOM STRES PASCA TRAUMA. STUDI PADA PEREMPUAN
    BERKEPRIBADIAN EXTROVERT UNSTABLE Y ANG MENGALAMI
    KEKERASAN DALAM RUMAH T ANGGA

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Expressive Writing
    untuk menurunkan simtorn-simtom stres pasca trauma pada perempuan
    berkepribadian extrovert unstable yang mengalami kekerasan dalam rumah
    tangga. Rancangan dalam penelitian ini adalah studi deskriptif dengan melibatkan
    tiga subjek penelitian yang diperoleh melalui teknik purposive sampling.

    Ketiga subjek penelitian mengikuti lima sesi kegiatan menulis yang
    masing-rnasing dilakukan selama 30 menit. Dalam expressive writing, ketiga
    subjek penelitian diminta untuk menuangkan pikiran dan perasaannya melalui
    tulisan mengenai kejadian kekerasan yang menyebabkan traumatik. Pengukuran
    dilakukan sebanyak tiga kali yaitu sebelum, sesudah diberikan intervensi
    sebanyak tiga sesi, dan setelah diberikan intervensi lanjutan sebanyak dua sesi.
    Data dianalisis dengan menggunakan uji statistik Friedman dan teknik content
    analysis.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa Expressive Writing tidak efektif
    untuk menurunkan simtom-simtom stres pasca trauma pada perempuan
    berkepribadian extrovert unstable yang mengalami kekerasan dalam rumah
    tangga. Secara kualitatif expressive writing memberikan cara baru untuk coping
    terhadap suatu masalah dan memberikan perasaan lega terhadap perempuan
    berkepribadian extrovert unstable. Faktor-faktor yang mempengaruhi
    keberhasilan expressive writing secara individual terdiri dari adanya faktor
    kepribadian inhibisi, kejadian trauma yang masih berlangsung atau tidak, dan
    kemampuan individu untuk melepaskan (letting go) kejadian tersebut.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi