PENGARUH SENAM KAKI TERHADAP SKOR NEUROPATI PADA PASIEN NEUROPATI PERIFER EKSTREMITAS BAWAH DENGAN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUD CIDERES MAJALENGKA
PENGARUH SENAM KAKI TERHADAP SKOR NEUROPATI PAD A
PASIEN NEUROPATI PERIFER EKSTREMITAS BA WAH DENGAN
DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUD ...
-
Tidak ada salinan data
-
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 610.73 Hed p/R.22.99Penerbit MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD : Bandung., 2015 Deskripsi Fisik xvi, 74 hlm. ; ill. ; 29 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 610.73 Hed pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab WAWAN HEDIYANTO -
PENGARUH SENAM KAKI TERHADAP SKOR NEUROPATI PAD A
PASIEN NEUROPATI PERIFER EKSTREMITAS BA WAH DENGAN
DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUD CIDERES MAJALENGKA
Abstrak
Neuropati diabetik perifer pada ektremitas bawah merupakan salah satu
komplikasi kronis pada penderita diabetes melitus (DM) tipe 2. Sampai sekarang
belum ada terapi farmakologis untuk mengatasi neuropati diabetik. Senam kaki
berpotensi meningkatkan sirkulasi darah pada area kaki, memperkuat otot, dan
memperbaiki saraf kaki yang mengalami neuropai. Dengan demikian menjadi
penting untuk mengklarifikasi pengaruh senam kaki terhadap neuropati.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh senam kaki
terhadap skor neuropati pada pasien neuropati perifer ekstremitas bawah pada
pasien DM tipe 2. Penelitian quasi eksperimen dengan pre and posttest design
without control group ini melibatkan 23 responden yang didapatkan dengan
teknik consecutive sampling dengan kriteria inklusi : berusia 35 - 55 tahun, tidak
mengalami gangguan kesadaran, tidak menderita hipertensi dan stroke, tidak
mempunyai kebiasaan olah raga secara rutin dan responden dengan tempat tinggal
dalam radius 2 KM dari rumah sakit. Responden menjalankan senam kaki 3 kali
seminggu selama 4 minggu dengan durasi tiap sesi latihan 30 menit. Status
neuropati pasien di evaluasi sebelum intervensi dan satu hari setelah tuntas
intervensi senam kaki menggunakan tool MNSI.
Dari 23 responden hanya 20 responden yang menyelesaikan program.
Terdapat perbedaan skor MNSI yang bermakna antara sebelum dan sesudah
senam kaki, baik pada domain kuesioner MNSI (perbedaan rata-rata 2,25±1,25;
p=O,OOO), maupun pada pemeriksaan fisik MNSI (perbedaan rata-rata 0,55±0,85;
p=O,OOl). Senam kaki dapat merangsang ekspresi vaskuler endothelian growth
factor dan produksi nitric oxide (vasodilator) yang selanjutnya akan memperbaiki
sirkulasi darah ke syaraf, meningkatkan aktifitas Na + /K ATPase, dan
mengembalikan fungsi syaraf. Keadaan-keadaan ini dapat menurunkan gejala
neuropati.
Pelaksanaan senam kaki mempunyai pengaruh terhadap penurunan skor
neuropati pada pasien neuropati perifer ekstremitas bawah dengan DM tipe 2.
Senam kaki dapat dijadikan tindakan pilihan dalam memberikan asuhan
keperawatan pada pasien neuropati perifer ektremitas bawah dalam memperbaiki
neuropati dan mencegah komplikasi lebih lanjut
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






