<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9651">
 <titleInfo>
  <title>EFEKTIVITAS EMOTIONALLY FOCUSED COUPLE THERAPY DALAM MENINGKATKAN QUALITY OF LIFE PASANGAN YANG MENGALAMI KESULITAN MEMPUNYAI ANAK (INFERTIL)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Feradis</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>190420000000</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Laksita Nastiti Diwasasri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Psikologi</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xix, 417 hlm. ; il. ; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>EFEKTIVITAS EMOTIONALLY FOCUSED COUPLE THERAPY DALAM &#13;
MENINGKA TKAN QUALITY OF LIFE PASANGAN Y ANG MENGALAMI &#13;
KESULITAN MEMPUNY Al ANAK (INFERTIL) &#13;
&#13;
Pasangan yang mengalami kesulitan mempunyai anak atau infertilitas &#13;
seringkali mendapat banyak tekanan psikologis yang mempengaruhi berbagai &#13;
aspek hidup pasangan, yang menyebabkan quality of life mereka menjadi rendah. &#13;
Oleh karena itu penting dilakukan intervensi untuk meningkatkan quality of life &#13;
pasangan infertil agar pasangan tetap dapat menikmati hidup dan pemikahan &#13;
meskipun belum memiliki anak. Emotionally focused couple therapy (EFCT) &#13;
adalah salah satu intervensi yang paling efektif diterapkan dalam permasalahan &#13;
dan relasi pasangan. &#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas emotionally focused &#13;
couple therapy (EFCT) dalam meningkatkan quality of life pasangan yang &#13;
mengalami kesulitan mempunyai anak atau infertil. EFCT dilakukan sebanyak &#13;
enam sesi. Pengukuran dilakukan sebanyak dua kali yaitu sebelum dan sesudah &#13;
intervensi, serta terdapat evaluasi persesi. Kuesioner yang digunakan adalah &#13;
fertility quality of life (fertiQol) dari Jacky Boivin, Janet Takefinan, dan Andrea &#13;
Braverman (2011) yang mengukur quality of life dalam kondisi spesifik &#13;
infertilitas. Rancangan dalam pene1itian ini adalah studi kasus dengan satu pasang &#13;
subjek pene1itian yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Data &#13;
diperoleh dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan kuesioner. &#13;
Data dianalisis dengan menggunakan metode kuantitatif yaitu statistik deskriptif &#13;
dan metode kualitatif dengan content analysis dan analisa deskriptif. &#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi berupa EFCT efektif &#13;
meningkatkan quality of life pada pasangan subjek penelitian yang ditandai &#13;
dengan meningkatnya skor total fertiQol pada kedua partner. Pada penelitian ini &#13;
sesi ketiga merupakan sesi yang paling efektif dimana pasangan telah mampu &#13;
menyampaikan emosi mereka dan menjadi responsif sehingga menimbulkan &#13;
penerimaan yang mengubah persepsi terhadap partner dan kondisi infertilitas &#13;
mereka. Perubahan persepsi menghasikan terbentuknya ikatan yang aman pada &#13;
pasangan sehingga pasangan saling menjadi tempat berlindung yang aman dari &#13;
tekanan infertilitas. Seeara kualitatif suami merasakan perubahan paling besar &#13;
dalam domain relasional dan emosional. Sedangkan pada istri perubahan paling &#13;
besar pada domain emosional, sosial, dan relasional.</note>
 <note type="statement of responsibility">190420000000</note>
 <subject authority="">
  <topic>emotionallyfocused couple therapy, quality of life</topic>
 </subject>
 <classification>155.6 diw e</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>155.6 diw e/R.19.103</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001150700230</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.19.103)</sublocation>
    <shelfLocator>155.6 diw e/R.19.103</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9651</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:42:27</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-02-19 13:45:39</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>