Detail Cantuman

Image of PENDUGAAN STATISTIK AREA KECIL DENGAN METODE HIERARCHICAL BAYES (HB) PADA DATA RESPON BINER MENGGUNAKAN GIBBS SAMPLING

 

PENDUGAAN STATISTIK AREA KECIL DENGAN METODE HIERARCHICAL BAYES (HB) PADA DATA RESPON BINER MENGGUNAKAN GIBBS SAMPLING


Kebutuhan terhadap data eepat saji yang tidak hanya meneakup level
nasional atau provinsi tetapi juga untuk area yang lebih keeil seperti ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001150700048519.5 WUL PPerpustakaan Pusat (REF.14.110)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    519.5 WUL P/R.14.110
    Penerbit Magister Statistika Terapan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xii, 104 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    519.5
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Kebutuhan terhadap data eepat saji yang tidak hanya meneakup level
    nasional atau provinsi tetapi juga untuk area yang lebih keeil seperti keeamatan
    dan kelurahan saat ini semakin meningkat seiring dengan adanya otonomi daerah.
    Pendugaan statistik area keeil (Small Area Estimation/SAE) dengan membangun
    model dinilai lebih efisien dibanding membangun desain survey untuk pendugaan
    langsung dikarenakan kendala waktu, tenaga, dan biaya. SAE dilakukan dengan
    memanfaatkan ketersediaan data level propinsi atau nasional untuk menduga
    statistik pada level keeamatan atau ke1urahan. Terdapat 2 (dua) model utama
    dalam SAE, yaitu Basic Area Level Model (Type A) dan Basic Unit Level Model
    (Type B). Salah satu permasalahan yang dihadapi dalam SAE adalah bagaimana
    menduga proporsi area ked I jika variabel respon (Y) memiliki hubungan yang
    nonlinier dengan parameter (e) sehingga tidak memenuhi kondisi linier mixed
    model pada Type A. Metode Hierarchical Bayes (HB) mampu menangani model
    dengan unmatched sampling ini dengan memasukkan linking model. Penelitian
    ini menerapkan metode HB dengan fungsi hubung Logit Nomal pada variabel
    dengan respon biner untuk pendugaan proporsi level desa/kelurahan. Variabel
    respon yang diteliti adalah Status Kepemilikan Kartu Miskin (SKTM) di
    Kabupaten Sampang. Variabel pendukunglprediktor digunakan dalam model,
    diambil dari hasil PODES 2011 dan SP 2010. Sampe1 yang digunakan adalah
    rumah tangga sampel di seluruh desa/kelurahan sampel SUSENAS 2012
    Kabupaten Sampang. Pengolahan dilakukan dengan WinBUGS melalui prosedur
    Gibbs Sampling MCMC. Pemodelan dilakukan berbasis pada model Fay Herriot­
    Type A dengan memasukkan hyperparameter pada komponen random effect area
    untuk meningkatkan akurasi pendugaan. Pada komponen random effect area,
    digunakan 2 (dua) sebaran prior yaitu Uniform dan Gamma sebagai hyperprior.
    Hasil akhir diperoleh bahwa dugaan HB lebih baik daripada dugaan langsung,
    tereermin dari nilai design effect (DEFF) dan juga keterandalan dalam "borrowing

  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi