<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9604">
 <titleInfo>
  <title>ARKETIPE DAN NASIONALISME DALAM THE SILMARILLION</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Emil Eka Putra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Psikologi</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>x, 86 hlm. ; ill. ; 29 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tesis ini menunjukkan keterkaitan fiksi fantasi, arketipe, dan nasionalisme &#13;
yang muncul di dalam salah satu karya sastra fantasi, yaitu The Silmarillion karya &#13;
J.R.R. Tolkien. Fiksi fantasi, dengan stereotip sebagai fiksi yang dianggap hanya &#13;
memberikan tempat untuk melarikan diri dari kenyataan dan fiksi yang lepas dari &#13;
nilai-nilai realitas, kurang mendapat apresiasi yang cukup. Untuk memberikan &#13;
apresiasi terhadap fiksi fantasilah tesis ini ditulis. &#13;
&#13;
Analisis untuk menunjukkan keterkaitan fiksi fantasi, arketipe dan nilai­ &#13;
nilai nasionalisme pertama-tama dilakukan dengan melakukan analisis plot cerita &#13;
dengan menggunakan pendekatan arketipe dan teori mythos Northrop Frye. &#13;
Analisis plot ini dilakukan untuk menentukan posisi cerita di dalam taksonomi &#13;
my/has Frye dan nilai-nilai yang dikandungnya. Nilai-nilai ini kemudian akan &#13;
dibandingkan dengan nilai-nilai yang ada dalam wacana nasionalisme Inggris &#13;
(England). &#13;
&#13;
Dari analisis yang dilakukan terlihat bahwa cerita The Silmarillion &#13;
tergolong dalam mythos tragedi. Namun, sifat tragedi dalam The Silmarillion &#13;
berbeda dari ciri mythos tragedi Frye yang terkonsentrasi pada satu individu. &#13;
Tragedi dalam The Silmarillion bersifat kolektif. Keunikan tragedi di dalam The &#13;
Silmarillion ini dianggap mewakili nilai kebersamaan yang juga merupakan salah &#13;
satu nilai keinggrisan dalam wacana nasionalisme Inggris. The Silmarillion juga &#13;
menunjukkan nilai-nilai kebijaksanaan dan keberlanjutan sejarah yang di dalam &#13;
wacana nasionalisme Inggris dianggap merupakan nilai-nilai yang khas Inggris. &#13;
Dari nilai-nilai dalam The Silmarillion yang paralel dengan nilai-nilai dalam &#13;
wacana nasionalisme Inggris tergambar bahwa kehidupan ideal Inggris adalah &#13;
kehidupan pedesaan yang penuh kebersamaan, kebijaksanaan, ketenangan dan &#13;
memiliki keberlanjutan sejarah.</note>
 <note type="statement of responsibility">Emil Eka Putra</note>
 <subject authority="">
  <topic>fantasi, arketipe, nasionalisme, Tolkien</topic>
 </subject>
 <classification>800 put a</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>800 put a/R.18.231</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001120700445</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.18.231)</sublocation>
    <shelfLocator>800 put a/R.18.231</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9604</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:42:27</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-02-23 14:56:08</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>