Detail Cantuman

Image of WACANA EROTIKA DI RADIO Konstruksi Wacana Erotika dalam Acara Buka Pintu di Radio Maraghita Bandung  Dengan Menggunakan Analisis Wacana Teun A van Dijk

 

WACANA EROTIKA DI RADIO Konstruksi Wacana Erotika dalam Acara Buka Pintu di Radio Maraghita Bandung Dengan Menggunakan Analisis Wacana Teun A van Dijk


ABSTRAK

WACANA EROTIKA DI RADIO : Konstruksi Wacana Erotika dalam acan
Baka Pintu di Radio Maraghita Bandung dengan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001100700335302.2 Roc w/P.9Perpustakaan Pusat (REF.P.9)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    302.2 Roc w/P.9
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiii,;125 hlm,;29,5 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    302.2 Roc w/P.9
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • ABSTRAK

    WACANA EROTIKA DI RADIO : Konstruksi Wacana Erotika dalam acan
    Baka Pintu di Radio Maraghita Bandung dengan Menggunakan Analisis
    Waeana Tenn A van Dijk; Mochamad Rocbim, Tesis Magister dengan Tim
    Pembimbing Prof. Dr. Engkus Kuswarno, Drs., M.S (Ketua), Dr. Atwar Bajari, M.Si
    (Anggota)

    Tujuan dari penulisan tesis ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis
    bagaimana erotika diwacanakan dalam acara Buka Pintu. Bagi sebagian orang seks
    dianggap tabu untuk diperbincangkan. Namun kemudian banyak orang salah
    mengerti karenanya Seks sebagai ilmu sebenarnya telah lama dipelajari bahkan
    banyak agama menjelaskannya secara terbuka. Program acara ini bertujuan untuk
    memberikan . pemahaman ten tang materi seksual dan kesehatan reproduksi bagi
    pendengar.

    Dalam arialisis tesis ini digunakan pendekatan analisis wacana kritis dari van
    Dijk melalui tiga komponen analisis yaitu teks, kognisi sosial dan konteks. Pada
    tahap awal teks dianalisis melalui tema, skematik, semantik, stilistik dan retorisnya.
    Pada tahap kedua kognisi sosial dianalisis dengan melakukan wawancara mendalam
    terhadap narasumber. Tahap terakhir konteks ditandai dengan beragam pendapat
    terhadap narasumber dalam kaitannya dengan teks yang dimunculkan.

    Kesimpulan dari penelitian ini bahwa materi seksual perlu untuk diketahui
    banyak orang dengan cara yang benar. Seks sebagai sebuah tabu merupakan basil
    konstruksi yang telah lama tertanam dalam benak masyarakat. Dengan acara ini
    narasumber ingin masyarakat menjadi tahu mengenai hubungan seksual sesuai
    syariat agama dan kesehatan alat-alat reproduksinya. Tubuh sebagai anugerah Tuhan
    wajib disyukuri dengan memahami secara benar fungsi dan kegunaan dari alat-alat
    ~Jq\jJLya

  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi