<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9490">
 <titleInfo>
  <title>PEREMPUAN DALAM PENJARA (Studi Fenomenologi Tentang Konsep Diri dan Perilaku Komunikasi Narapidana Perempuan Pelaku Pembunuhan di Lapas Wanita Kelas IIA Kota Bandung)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Genny Gustina Sari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Ilmu Komunikasi</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xiv, 206 hlm. ; il. ; 29 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>PEREMPUAN DALAM PENJARA &#13;
&#13;
(Studi Fenomenologi Tentang Konsep Diri dan Perilaku Komunikasi Narapidana &#13;
Perempuan Pelaku Pembunuhan di Lapas Wanita Kelas HA Kota Bandung) &#13;
&#13;
Tesis dengan judul Perempuan Dalam Penjara bermaksud untuk &#13;
memahami konsep diri perempuan sebagai narapidana khususnya pelaku &#13;
&#13;
. pembunuhan melalui pemaknaan terhadap keberadaan perempuan di dalam &#13;
penjara dan pemaknaan penjara itu sendiri sebagai tempat menjalani hukuman &#13;
serta untuk memahami dan melihat perilaku komunikasi yang terbentuk selama &#13;
berada di dalam penjara. tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan konsep &#13;
diri perempuan sebagai narapidana pelaku pembunuhan serta mendeskripsikan &#13;
makna perempuan dan penjara bagi narapidana perempuan sebagai temp at &#13;
menjalani hukuman dan juga mendeskripsikan perilaku komunikasi khususnya &#13;
komunikasi yang terbentuk di dalam penjara. &#13;
&#13;
Pertanyaan penelitian yang diajukan adalah : Bagaimana konsep diri &#13;
perempuan pelaku pembunuhan? Bagaimana makna perempuan dalam penjara &#13;
dan penjara bagi narapidana perempuan pelaku pembunuhan? serta bagaimana &#13;
perilaku koinunikasi narapidana perempuan pelaku pembunuhan yang terbentuk &#13;
setelah berada di dalam penjara?Metode yang digunakan dalam penelitian ini &#13;
adalah Metode Kualitatif dengan tradisi Fenomenologi. Subjek dalam penelitian &#13;
ini adalah narapidana perempuan pelaku pembunuhan di Lapas Wanita kelas HA &#13;
Kota Bandung. pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara &#13;
mendalam dan observasi partisipasif. &#13;
&#13;
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa narapidana perempuan pelaku &#13;
pembunuhan dapat dikategorikan menjadi dua yakni sebagai Pelaku Utama dan &#13;
Pelaku Penyerta. Pelaku Utama adalah Individu yang menghilangkan nyawa &#13;
orang lain dengan tangannya sendiri atau menggunakan alat, sedangkan Pelaku &#13;
penyerta adalah individu yang ikut terlibat dalam sebuah tindak pidana &#13;
pembunuhan tetapi tidak menghilangkan nyawa orang dengan tangannya sendiri. &#13;
Konsep diri narapidana perempuan pelaku pembunuhan sebagai pelaku utama &#13;
cenderung negatif dibandingkan narapidana perempuan pelaku pembunuhan &#13;
sebagai pelaku penyerta yang dilihat dari objek penyesalan mereka. Narapidana &#13;
pelaku utama menyalahkan diri sendiri atas apa yang menimpa mereka saat ini &#13;
sedangkan narapidana sebagai pelaku penyerta cenderung menyalahkan orang lain &#13;
yang menyebabkannya menjadi narapidana. Perilaku komunikasi yang terbentuk &#13;
selama dipenjara baik terhadap sesama narapidana, petugas, pada saat mengikuti &#13;
kegiatan atau tidak mengikuti kegiatan berbeda antara pelaku utama dan pelaku &#13;
penyerta. Narapidana pelaku utama lebih pasif dalam berkomunikasi baik verbal &#13;
dan non verbal, lebih introvert dan apatis sedangkan narapidana pelaku penyerta &#13;
lebih aktif khususnya pada sesama narapidana dan saat mengikuti kegiatan. &#13;
Perilaku komunikasi pada saat dikunjungi keluarga yang ditampilkan narapidana &#13;
sebagai pelaku utama maupun narapidana sebagai pelaku penyerta sama-sama &#13;
aktif dan intim. &#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Genny Gustina Sari</note>
 <subject authority="">
  <topic>(Studi Fenomenologi Tentang Konsep Diri dan Perila</topic>
 </subject>
 <classification>302.2 Sar p</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>302.2 Sar p/R.21.161</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0100113070007</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.161)</sublocation>
    <shelfLocator>302.2 Sar p/R.21.161</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9490</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:42:26</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-01-30 12:25:55</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>