Detail Cantuman

Image of IDENTIFIKASI KEMISKINAN AIR DAN STRATEGI PENANGGULANGANNYA DI DAERAH ALIRAN SUNGAI CITARUM HULU

 

IDENTIFIKASI KEMISKINAN AIR DAN STRATEGI PENANGGULANGANNYA DI DAERAH ALIRAN SUNGAI CITARUM HULU


Sungai Citarum tennasuk salah satu sungai besar dan strategis di Indonesia.

Saat ini kondisinya dalam keadaan kritis. Berbagai ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001130700114333.7 Mau i/R.25.78Perpustakaan Pusat (REF.78)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    333.7 Mau i/R.25.78
    Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    x,;101 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    333.7 Mau i
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Sungai Citarum tennasuk salah satu sungai besar dan strategis di Indonesia.

    Saat ini kondisinya dalam keadaan kritis. Berbagai aktivitas dengan tingginya
    limbah yang dibuang ke sungai rnenyebabkan Sungai Citarurn rnenghadapi
    berbagai pennasalahan yang berdampak pada suplai air bakulbersih bagi penduduk
    di DAS. Pennasalahan terse but sudah terjadi dari daerah hulu. Sementara itu,
    tekanan penduduk mendorong meningkatnya kebutuhan air baku terutama untuk
    keperluan air domestik, pertanian, dan industri. Kondisi tersebut memicu terjadinya
    persaingan penggunaan surnber daya air yang kemudian dapat berdampak pada
    terjadinya kemiskinan air di DAS Citarurn Hulu.

    Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi kemiskinan air yang terjadi
    di beberapa wilayah pada Sungai Citarum Hulu (Kabupaten Bandung, Kota
    Bandung, dan Kota Cimahi) dan menyusun strategi untuk penanggulangan
    kemiskinan air sebagai bagian pengelolaan surnber daya air guna terpenuhinya
    kebutuhan air oleh masyarakat di DAS Citarurn Hulu.

    Penelitian dilakukan dengan menggunakan desain dominan - kurang
    dominan. Dominan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif bersumber dari
    data sekunder pada tahun 2010 untuk mengidentifikasi kemiskinan air dengan
    pendekatan analisis Indeks Kerniskinan Air (Water Poverty Index, WPI). Kurang
    dominan adalah metode kualitatif bersumber dari data sekunder (studi
    dokumentasi) dan primer (wawancara pada stakeholders) sebagai infonnasi
    pendukung dalam menyusun strategi penanggulangan kemiskinan air pada daerah
    teridentifikasi masuk dalam kategori mengalami kemiskinan air. Strategi
    penanggulangan kemiskinan air didasarkan pada hasil nilai indeks beserta
    komponen penyusunnya.

    Hasil penelitian, berdasarkan hasil analisis WPI, menunjukkan bahwa
    ketiga wilayah kajian di Citarum Hulu yakni Kab. Bandung, Kota Bandung, dan
    Kota Cimahi pada tahun 2010 berada dalam kondisi tidak aman dengan masing­
    masing nilai WPI 38,51; 42,69; dan 38,13. Strategi penanggulangan kemiskinan air
    berdasarkan nilai pembangun WPI disusun dengan memprioritaskan komponen
    Lingkungan, Sumber Daya, Akses, dan Pemanfaatan dengan Kapasitas sebagai
    faktor penggerak dalam upaya-upaya penanggulangan kemiskinan air.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi