Detail Cantuman

Image of PENGELOLAAN LIMBAH TERNAK SAPI PERAH RAKYAT DI KABUPATEN BANDUNG

 

PENGELOLAAN LIMBAH TERNAK SAPI PERAH RAKYAT DI KABUPATEN BANDUNG


ABSTRAK

Peningkatan populasi temak sapi perah di Kecamatan Pangalengan
meningkatkan produksi susu tetapi juga berpeluang ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120700073628.746 6 Sop p/R.25.311Perpustakaan Pusat (REF.311)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    628.746 6 Sop p/R.25.311
    Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiv,;112 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    628.746 6
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • ABSTRAK

    Peningkatan populasi temak sapi perah di Kecamatan Pangalengan
    meningkatkan produksi susu tetapi juga berpeluang mencemari lingkungan karena
    limbah yang dihasilkan semakin meningkat pula. Selama kurun waktu 10 tahun
    (2001-2010) populasi sapi perah di Kecamatan Pangalengan bertambah 9.405
    ekor (8,6%) dari 12.190 ekor pada tahun 2001 menjadi 21.595 ekor pada tahun
    2010. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah bagaimana pengelolaan limbah
    temak sapi perah rakyat di Desa Wamasari Kecamatan Pangalengan Kabupaten
    Bandtmg dan fakter-faktoryang mempengaruhinya.

    Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dan
    kuantitatif Data ku itatif diperoleh dengan melakukan wawancara terhadap
    informan yang dipil secara purposive sampling sedangkan data kuantitatif
    diperoleh dengan mer erikan kuesioner kepada peternak sapi perah secara simple
    random sampling.

    Hasil peneli menunjukan bahwa Pengelolaan limbah temak yang

    dilakukan petemakan sapi perah rakyat di Desa Wamasari Kecamatan
    Pangalengan adalah pengumpulan, penyimpanan dan pengolaha
    keseluruhan kegiatan pengelolaan limbah temak telah dilakuk
    petemak, namun pengelolaan limbah tersebut masih belum dilakuk dengan cara
    yang baik. Petemak di des a tersebut menggunakan limbah temak un
    baku kompos, biogas, media tumbuh cacing tanah dan pemupukan kebun
    Faktor-faktor yang mempengaruhi pengumpulan, penyimpanan dan pengola n
    limbah temak adalah pendapatan petemak, perspektif petemak terhadap
    keuntungan, struktur peternakan, pengetahuan tentang pengelolaan limbah, sikap
    petemak dalam pelaksanaan program dan kebijakan pemerintah.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi