Detail Cantuman

Image of PENGALAMAN HIDUP ORANG TERINFEKSI FILARIASIS DI KOTA TASIKMALAYA : STUDI FENOMENOLOGI

 

PENGALAMAN HIDUP ORANG TERINFEKSI FILARIASIS DI KOTA TASIKMALAYA : STUDI FENOMENOLOGI


Judul: Pengalaman Hidup Orang Terinfeksi Filariasis di Kota Tasikmalaya : Studi
Fenomenologi

Penyakit filariasis merupakan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120700025610.73 Lis p/22.130Perpustakaan Pusat (REF.130)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610.73 Lis p/22.130
    Penerbit MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xv, 119 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610.73 Lis p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Judul: Pengalaman Hidup Orang Terinfeksi Filariasis di Kota Tasikmalaya : Studi
    Fenomenologi

    Penyakit filariasis merupakan penyakit yang kurang diperhatikan, karena
    penderita filariasis cenderung untuk tidak keluar rurnahkarena rnalu, takut
    dicemooh, takut dikucilkan, dan ada stigma rnenjijikan, bahkan ada kepercayaan
    di beberapa daerah bahwa penyakit filariasis berhubungan dengan kekuatan gaib,
    sihir atau supranatural, rnaka dengan keyakinannya itu penderita filariasis tidak
    berupaya untuk rnencari pelayanan kesehatansehinggakeberadaannya tidak
    diketahui oleh tenaga kesehatan.Penelitian ini bertujuan rnengeksplorasi lebih
    dalam tentang pengalarnan hidup orang terinfeksi filariasis dalam rnenjalani
    kehidupan sehari-hari dengan penyakitnya.

    Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan
    pendekatan fenomenologi. Penentuan partisipan dengan rnenggunakan purposive
    sampling, yang berjurnlah 7 partisipan dengan rnernpertirnbangkan saturasi data.
    Analisis data menggunakan pendekatan Collaizi.

    Hasil penelitian didapatkan dari lirna tujuan khusus diternukan enam belas terna,
    yaitu pengalaman orang terinfeksi filariasis ketika pertamakali didiagnosa
    menderita filariasis didapatkan terna: 1) kaget, 2 )bingung, 3) perasaan tidak
    menentu; pengalaman orang terinfeksi filariasis selama rnenjalani gejala klinisnya
    didapatkan tema: 1) demam, 2) nyeri, 3) bengkak, 4) keterbatasan aktifitas, 5)
    kecapean; pengalaman orang terinfeksi filariasis terkait aspek emosi dan
    psikologis didapatkan tema:l) rnalu, 2) jengkel, 2) pasrah; pengalarnan orang
    tennfeksi filariasis selama rnenjalani beban sosial ekonorni didapatkan tema: 1)
    menarik diri dari interaksi sosial, 2) kesulitan ekonomi; pengalaman orang
    terinfeksi filariasisdalarn rnengakses pelayanan kesehatan didapatkan tema: 1)
    bosan dengan penyakit yang tidak kunjung sembuh setelah beberapa kali ke
    pelayanan kesehatan akhimya rnencari altematif pengobatan tradisional dan
    dukun, 2) pelayanan kesehatan yang kurang rnemuaskan 3) harapan pelayanan
    kesehatan yang lebih baik.

    Hasil penelitian tentang pengalarnan hidup orang terinfeksi filariasis dapat
    dijadikan acuan untuk rneningkatkan pelayanan keperawatan komunitas, baik
    pada kelompok sakit, resiko dan yang sehat, dengan upaya prornotif, preventif,
    caretiflkuratif dan rehabilitatif.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi