<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9320">
 <titleInfo>
  <title>KETEPATAN PENGKLASIFIKASIAN FUNGSI DISKRIMINAN LINIER ROBUST DUA KELOMPOK DENGAN METODE FAST MINIMUM COVARIANCE DETERMINANT (FAST-MCD)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>BUDYANRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Statistika Terapan</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xi,; 44  hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penaksiran fungsi diskriminan linier dua kelompok dengan metode MLE akan &#13;
tidak optimal pada saat data mengandung outlier. Agar analisis diskriminan tetap &#13;
optimal maka diperlukan suatu metode penaksir yang robust terhadap outlier. &#13;
Salah satu penaksir robust adalah metode fast-MCD. Tujuan dari tesis ini adalah &#13;
untuk mengkaji metode penaksir fast-MCD dalam analisis diskriminan linier dua &#13;
kelompok dan mengukur ketepatan pengklasifikasian dari fungsi diskriminan &#13;
metode fast-MCD jika dibandingkan fungsi diskriminan metode MLE. &#13;
&#13;
Data yang digunakan adalah hasil pendataan Podes 2006 kabupaten Bandung &#13;
dan data simulasi dengan berbagai kontaminasi outlier. Dua kelompok populasi &#13;
yang digunakan dari data hasil Podes 2006 adalah kelompok des a dengan status &#13;
perkotaan dan kelompok des a dengan status perdesaan. Untuk data simulasi &#13;
diperoleh dengan membangkitkan dua kelompok data normal multivariat dengan &#13;
n, = n2= 100, n, = n2 = 200, ni = n: = 500 dan n, = n: = 1000 serta dengan variasi &#13;
outlier mulai dari 5 persen, 10 persen, 15 persen sampai 20 persen. Hasil &#13;
pengolahan data Podes 2006 menunjukkan bahwa analisis diskriminan linier dua &#13;
kelompok dengan rnetode fast-MCD menghasilkan rata-rata salah &#13;
pengklasifikasian sebesar 15,9 persen sedangkan dengan metode MLE sebesar &#13;
20,0 persen. Pada data simulasi dengan kontaminasi outlier sebesar 5 sampai 20 &#13;
persen, metode fast-MCD menghasilkan rata-rata salah pengklasifikasian sebesar &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">BUDYANRA</note>
 <subject authority="">
  <topic>Fungsi Diskriminan Linier Dua Kelompok   2. Penaks</topic>
 </subject>
 <classification>519.5 Bud k</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>519.5 Bud k/R.14.19</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">1001100700148</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.14.19)</sublocation>
    <shelfLocator>519.5 Bud k</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9320</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:42:26</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-05-17 10:36:41</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>