RANCANGAN INTERVENSI UNTUK MENINGKATKAN PRO-ENVIRONMENTAL BEHAVIOR PADA ANAK-ANAK PRE-SCHOOL :Suatu Studi Deskriptif Mengenai Perilaku Membuang Sampah Pada Tempatnya Pada Anak-Anak Pre-School
Penelitian im bertujuan mendapatkan gambaran mengenai pro
environmental behavior pad a anak-anak pre-school. Anak-anak tidak
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 010030007196 155.9 Git r/R.19.125 Perpustakaan Pusat Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 155.9 Git r/R.19.125Penerbit Magister Psikologi : Bandung., 2016 Deskripsi Fisik xii, 123 hlm. ; il. ; 29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 155.9 Git rTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi 2013Subyek Info Detil Spesifik TesisPernyataan Tanggungjawab GITA IRIANDA RIZKYANI MEDELLU -
Penelitian im bertujuan mendapatkan gambaran mengenai pro
environmental behavior pad a anak-anak pre-school. Anak-anak tidak
melakukan pro-environmental behavior dalam keseharian mereka, dalam hal
ini tingkah laku yang paling sering ditemui dan paling mudah dilakukan dalam
menjaga lingkungan yaitu tingkah laku membuang sampah pada tempatnya.
Anak mengalami proses belajar mengenai kepedulian lingkungan tersebut
melalui sekelilingnya, pada usia ini belajar merupakan hal yang sangat penting
dalam masa perkembangannya. Hasil dari proses belajar anak terhadap
perilaku membuang sampah akan membentuk penilaian dan pengetahuan anak
mengenai tingkah laku yang . harus dilakukannya. Anak belajar melalui
eksplorasi di lingkungannya, mereka mengobservai apa yang dilakukan
lingkungannya dan mengolahnya. Anak dapat membuang atau tidak
membuang sampah pada tempatnya merupakan hasil belajar yang ia peroleh
melalui interaksinya dengan lingkungan. Maka pembentukan pro
environmental behavior baik dimulai sejak dini, penanaman tingkah laku
tersebut dapat dibentuk melalui proses belajar anak terhadap tingkah laku
membuang sampah pad a tempatnya.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif untuk
mendapatkan gambaran mengenai variabel pro-environmental behavior.
Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan panduan wawancara
mengenai pro-environmental behavior dan social learning theory. Sampel
yang digunakan pada penelitian ini adalah 31 anak pre-school di dua sekolah
Taman Kanak-kanak di Kota Bandung.
Dari hasil pengolahan data, didapatkan bahwa anak-anak pada dasarnya
memiliki kecenderungan menunjukan tingkah laku pro terhadap lingkungan
dengan membuang sampah tempatnya, namun terdapat kondisi tertentu saat
anak tidak membuang sampah pada tempatnya. Melalui hasil penelitian
didapatkan bahwa hal tersebut terjadi karena anak belum mendapatkan
pembelajaran yang tepat mengenai pro-enviromental behavior sehingga
membentuk environmental knowledge yang belum memadai. Selain itu, anak
anak tersebut tidak mendapatkan konsekuensi yang sesuai dari tingkah laku
membuang sampah yang mereka lakukan dari significant others. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






