Detail Cantuman

Image of SUATU RANCANGAN PROGRAM INTERVENSI UNTUK MENGURANGI JUMLAH SAMPAH ORGANIK

 

SUATU RANCANGAN PROGRAM INTERVENSI UNTUK MENGURANGI JUMLAH SAMPAH ORGANIK



Pemerintah dalam menangani masalah sampah selama ini menggunakan
pendekatan end of pipe solution maksudnya menitikberatkan pada ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001090700026153.8 juh s/R.19.20Perpustakaan PusatTersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    153.8 juh s/R.19.20
    Penerbit Magister Psikologi : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xxi,;223 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    153.8 juh s
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab

  • Pemerintah dalam menangani masalah sampah selama ini menggunakan
    pendekatan end of pipe solution maksudnya menitikberatkan pada pengelolaan
    sampah ketika sampah itu telah dihasilkan. JICA menyarankan agar mengurangi
    sampah sejak dari sumbemya. Jadi kita harus melihat jenis sampah apa yang
    paling banyak, siapa dan kebiasaan apa yang menghasilkan sampah yang relatif
    lebih banyak. Sampah yang paling banyak adalah jenis sampah organik yang
    dihasilkan oleh pedagang sayuran di pasar tradisional. Sampah organik tersebut

    . berasal dari perilaku paseapanen petani yang tidak baik. Perilaku paseapanen
    tersebut tidak sesuai dengan saran dari FTIP Unpad dan Korea Food Research
    Institute (2007). Dengan adanya fenomena tersebut sehingga perlu diteliti faktor­
    faktor apa yang mendasari petani memiliki perilaku paseapanen yang demikian.

    Penelitian ini menggunakan Theory Of Planned Behavior dari leek Ajzen
    (2005), berdasarkan teori tersebut Behavioral Intention sebagai predisposisi
    seseorang dalam berperilaku. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data
    empirik dan konkrit mengenai intensi petani terhadap perilaku teknologi
    paseapanen sebagai landasan peraneangan program dalam upaya mengurangi
    jumlah sampah organik yang berlebih. Metoda yang digunakan adalah kuantitatif
    dan kualitatif berupa pengumpulan data melalui kuesioner, observasi dan
    wawaneara untuk melengkapi data. Data yang diperoleh berupa data ordinal,
    untuk uji validitas menggunakan korelasi Pearson dan uji reliabilitas mengunaan
    Cronbach a dengan menggunakan SPSS 15.0 for windows. Analisa data
    menggunakan statistik deskriptif berupa tabel kotak garis (box plot). Penelitian ini
    dilakukan di desa Mekarwangi keeamatan Sindangkerta kabupaten Bandung Barat,
    sampel penelitian berjumlah 49 petani.

    Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data didapat bahwa intensi
    petani terhadap perilaku teknologi paseapanen adalah negatif. Maka dapat
    disimpulkan bahwa petani tidak memiliki keinginan bahkan menolak untuk
    menampilkan perilaku teknologi paseapanen. Berdasarkan kesimpulan tersebut
    maka dikembangkan suatu raneangan program intervensi untuk merubah intensi
    negatif ini menjadi postitif, yang asalnya "tidak mau" menjadi "mau"
    menampilkan perilaku teknologi paseapanen. Program intervensi yang diraneang
    menggunakan pendekatan Community Development dengan tema Self Help.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi