<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9234">
 <titleInfo>
  <title>SUATU RANCANGAN PROGRAM INTERVENSI UNTUK MENGURANGI JUMLAH SAMPAH ORGANIK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DEDEN JUHAERI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Psikologi</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xxi,;223 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>&#13;
Pemerintah dalam menangani masalah sampah selama ini menggunakan &#13;
pendekatan end of pipe solution maksudnya menitikberatkan pada pengelolaan &#13;
sampah ketika sampah itu telah dihasilkan. JICA menyarankan agar mengurangi &#13;
sampah sejak dari sumbemya. Jadi kita harus melihat jenis sampah apa yang &#13;
paling banyak, siapa dan kebiasaan apa yang menghasilkan sampah yang relatif &#13;
lebih banyak. Sampah yang paling banyak adalah jenis sampah organik yang &#13;
dihasilkan oleh pedagang sayuran di pasar tradisional. Sampah organik tersebut &#13;
&#13;
. berasal dari perilaku paseapanen petani yang tidak baik. Perilaku paseapanen &#13;
tersebut tidak sesuai dengan saran dari FTIP Unpad dan Korea Food Research &#13;
Institute (2007). Dengan adanya fenomena tersebut sehingga perlu diteliti faktor­ &#13;
faktor apa yang mendasari petani memiliki perilaku paseapanen yang demikian. &#13;
&#13;
Penelitian ini menggunakan Theory Of Planned Behavior dari leek Ajzen &#13;
(2005), berdasarkan teori tersebut Behavioral Intention sebagai predisposisi &#13;
seseorang dalam berperilaku. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data &#13;
empirik dan konkrit mengenai intensi petani terhadap perilaku teknologi &#13;
paseapanen sebagai landasan peraneangan program dalam upaya mengurangi &#13;
jumlah sampah organik yang berlebih. Metoda yang digunakan adalah kuantitatif &#13;
dan kualitatif berupa pengumpulan data melalui kuesioner, observasi dan &#13;
wawaneara untuk melengkapi data. Data yang diperoleh berupa data ordinal, &#13;
untuk uji validitas menggunakan korelasi Pearson dan uji reliabilitas mengunaan &#13;
Cronbach a dengan menggunakan SPSS 15.0 for windows. Analisa data &#13;
menggunakan statistik deskriptif berupa tabel kotak garis (box plot). Penelitian ini &#13;
dilakukan di desa Mekarwangi keeamatan Sindangkerta kabupaten Bandung Barat, &#13;
sampel penelitian berjumlah 49 petani. &#13;
&#13;
Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data didapat bahwa intensi &#13;
petani terhadap perilaku teknologi paseapanen adalah negatif. Maka dapat &#13;
disimpulkan bahwa petani tidak memiliki keinginan bahkan menolak untuk &#13;
menampilkan perilaku teknologi paseapanen. Berdasarkan kesimpulan tersebut &#13;
maka dikembangkan suatu raneangan program intervensi untuk merubah intensi &#13;
negatif ini menjadi postitif, yang asalnya &quot;tidak mau&quot; menjadi &quot;mau&quot; &#13;
menampilkan perilaku teknologi paseapanen. Program intervensi yang diraneang &#13;
menggunakan pendekatan Community Development dengan tema Self Help.</note>
 <note type="statement of responsibility">DEDEN JUHAERI</note>
 <subject authority="">
  <topic>program intervensi</topic>
 </subject>
 <classification>153.8 juh s</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>153.8 juh s/R.19.20</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001090700026</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat</sublocation>
    <shelfLocator>153.8 juh s/R.19.20</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9234</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:42:25</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-02-22 08:25:36</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>