<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9216">
 <titleInfo>
  <title>EFEKTIVITAS PENERAPAN PROGRAM PENGEMBANGAN EMOTIONAL INTELLIGENCE UNTUK MENINGKATKAN SELF MANAGEMENT DAN RELATIONSHIP MANAGEMENT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nursuci Kencana Syachdan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Psikologi</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xvi, 234 hlm. ; ill. ; 29 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Nursuci Kencana Syachdan : Efektivitas Program Pengembangan Emotional &#13;
Intelligence untuk meningkatkan self management dan relationship &#13;
management pada Supervisor di &quot;PT.X&quot; Bandung. (Pengembangan pada aspek &#13;
emotional resilience, emotional expression and control, serta aspek conflict &#13;
handling). &#13;
&#13;
Penelitian ini merupakan studi yang bertujuan untuk melihat efektivitas &#13;
program pengembangan emotional intelligence dari Sparrow dan Knight (2006) &#13;
untuk meningkatkan keterampilan self management dan relationship management &#13;
pada supervisor di &quot;PT.X&quot; Bandung. Program pengembangan emotional &#13;
intelligence ini berisikan pelatihan mengenai kemampuan emotional resilience &#13;
dan emotional control (yaitu aspek emotional expression and control serta conflict &#13;
handling (assertiveness)). Subjek pada penelitian ini adalah supervisor berusia 20- &#13;
35 tahun. &#13;
&#13;
Stress kerja yang banyak dirasakan oleh para individu yang bekerja &#13;
menumbuhkan ketertarikan pada peneliti untuk mencobakan suatu bentuk &#13;
treatment yang sasarannya adalah meningkatkan keterampilan self management &#13;
dan keterampilan relationship management. Kerangka pemikiran yang mendasari &#13;
pilihan bentuk treatment tersebut berdasarkan referensi bahwa stress kerja dapat &#13;
menimbulkan emotional resilience yang rendah, reaksi emosi yang meledak-Iedak &#13;
dan menimbulkan konflik dengan rekan sekerja. Salah satu cara untuk &#13;
meningkatkan keterampilan tersebut adalah dengan diberikan pelatihan berupa &#13;
penambahan wawasan dan pemberian skill baru sehingga dapat menghasilkan &#13;
kebiasaan perilaku yang baru. &#13;
&#13;
Penelitian ini menggunakan pendekatan quasi experimental dengan single &#13;
group pretest-posttest design. Pengukuran dilakukan kepada 7 orang subjek. Data &#13;
diperoleh melalui kuesioner self management dan relationship management yang &#13;
merupakan adaptasi dari The Individual Effectiveness Questionnaire yang &#13;
merupakan alat diagnostik emotional intelligence yang dikembangkan oleh &#13;
Sparrow dan Maddock pada tahun 2000 (Sparrow &amp; Knight, 2006) serta alat ukur &#13;
EQ Map Questionnaire (Robert K. Cooper, Ph.D &amp; Ayman Sawaf, 2001). &#13;
&#13;
Basil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berupa program &#13;
pengembangan emotional intelligence aspek emotional resilience meningkatkan &#13;
self management secara signifikan. Sementara program pengembangan emotional &#13;
control (pengembangan aspek emotional expression and control serta aspek &#13;
conflict handling (assertivenesst) meningkatkan relationship management namun &#13;
tidak signifikan. Disarankan untuk melakukan pendampingan dan monitoring &#13;
dalam praktek dalam jurnlah waktu tertentu. Waktu pendampingan selama praktek &#13;
ini perlu diulas lebih lanjut sehingga dapat mencapai sasaran kebiasaan perilaku &#13;
baru. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Nursuci Kencana Syachdan</note>
 <subject authority="">
  <topic>emotional intelligence. emotional resilience, emot</topic>
 </subject>
 <classification>615.851 2 Sya e</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>615.851 2 Sya e/R.19.242</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001130700192</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.19.242)</sublocation>
    <shelfLocator>615.851 2 Sya e/R.19.242</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9216</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:42:25</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-02-08 13:33:55</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>