<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9147">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PSYCHOLOGICAL CAPITAL DAN ORGANIZATIONAL INNOVATIVE CLIMATE TERHADAP INNOVATIVE WORK BEHAVIOR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Annisa Rizkiayu Leofianti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Psikologi</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>ix, 270 hlm. ; il. ; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Asean Economic Community (AEC), berdampak pada adanya integrasi &#13;
ekonomi yang membuat batasan birokratis antar negara ASEAN menjadi menipis. &#13;
Kondisi ini membuat PT. Biofarma (Persero) sebagai satu-satunya Badan U saha &#13;
Milik Negara (BUMN) di Indonesia yang bergerak di bidang produksi vaksin dan &#13;
serra dituntut untuk dapat meningkatkan varian dari produk yang dihasilkannya. &#13;
Tidak hanya AEC, urgensi untuk meningkatkan varian dari produk yang &#13;
dihasilkan juga muncul oleh adanya isu eradikasi Polio, mengingat penjualan &#13;
vaksin polio merupakan sumber pemasukan terbesar bagi PT. Biofarma (Persero). &#13;
Penambahan jenis produk yang dihasilkannya hanya dapat terlaksana jika PT. &#13;
Biofarma (Persero) memiliki karyawan dengan innovative work behavior yang &#13;
memadai. Oleh karena itu pene1itian ini bertujuan untuk meneliti innovative work &#13;
behavior pada karyawan PT. Biofarma (Persero) dengan menetapkan &#13;
psychological capital dan organizational innovative climate sebagai variabel &#13;
independen. &#13;
&#13;
. Penelitian dilakukan pada 62 orang karyawan Direktorat Perencanaan dan &#13;
Pengembangan pada PT. Biofarma (Persero) dengan menggunakan metode survei. &#13;
Survei dilakukan dengan menggunakan adaptasi dan modifikasi alat ukur PCQ &#13;
dari Luthans untuk psychological capital dan KEYS dari Amabile untuk &#13;
organizational innovative climate. Analisis data statistik dilakukan dengan &#13;
menggunakan analisis regresi berganda dan linear. &#13;
&#13;
Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat pengaruh psychological &#13;
capital dan organizational innovative climate, baik secara parsial maupun &#13;
simultan terhadap innovative work behavior karyawan. Hasil ini bermakna bahwa &#13;
semakin kuat psychological capital dan positif persepsi karyawan terhadap &#13;
organizational innovative climate maka semakin tinggi innovative work behavior &#13;
yang ditampilkan karyawan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa &#13;
psychological capital memiliki pengaruh yang lebih kuat dibandingan &#13;
organizational innovative climate dalam memprediksi innovative work behavior. &#13;
&#13;
Maka berdasarkan hasil penelitian terse but disimpulkan bahwa penting bagi &#13;
PT. Biofarma (Persero) untuk mampu meningkatkan psychological capital dan &#13;
persepsi positif karyawan terhadap organizational innovative climate guna &#13;
meningkatkan innovative work behavior karyawan, Peningkatan innovative work &#13;
behavior akan membantu PT. Biofarma (Persero) dalam meningkatkan varian &#13;
produk yang dihasilkan. Pada psychological capital, intervensi ditekankan pada &#13;
usaha meningkatkan self efficacy dan resiliency melalui group counseling. &#13;
Sementara pada organizational innovative climate, intervensi ditekankan pada &#13;
peningkatan persepsi positif karyawan terhadap pressure dan autonomy melalui &#13;
kegiatan workshop management.</note>
 <note type="statement of responsibility">Annisa Rizkiayu Leofianti</note>
 <subject authority="">
  <topic>Innovative work behavior, psychological capital, o</topic>
 </subject>
 <classification>158.7 Ann p/R.19.162</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>158.7 Ann p/R.19.162</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010030007109</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat</sublocation>
    <shelfLocator>158.7 Ann p/R.19.162</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9147</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:42:25</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-03-04 14:02:51</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>