Detail Cantuman

Image of PERANCANGAN PROGRAM PADJADJARAN MEMORY REHEARSAL APPLICATION (PMRA) SEBAGAI ALAT UNTUK MELATIH PEMFUNGSIAN WORKING MEMORY PADA ANAK MILD INTELLECTUAL DISABILITY DENGAN USIA MENTAL 4 - 5 TAHUN

 

PERANCANGAN PROGRAM PADJADJARAN MEMORY REHEARSAL APPLICATION (PMRA) SEBAGAI ALAT UNTUK MELATIH PEMFUNGSIAN WORKING MEMORY PADA ANAK MILD INTELLECTUAL DISABILITY DENGAN USIA MENTAL 4 - 5 TAHUN


Santi Novita Arieanti! 1904.2012.0036. PERANCANGAN PROGRAM
PADJADJARAN MEMORY REHEARSAL APPLICATION (PMRA)
SEBAGAI ALAT UNTUK MELATIH ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001150700284155.4 ari p/R.19.37Perpustakaan Pusat (REF.19.37)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    155.4 ari p/R.19.37
    Penerbit Magister Psikologi : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xviii, 190 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    155.4 ari p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Santi Novita Arieanti! 1904.2012.0036. PERANCANGAN PROGRAM
    PADJADJARAN MEMORY REHEARSAL APPLICATION (PMRA)
    SEBAGAI ALAT UNTUK MELATIH PEMFUNGSIAN WORKING
    MEMORY PADA ANAK MILD INTELLECTUAL DISABILITY DENGAN
    USIA MENTAL 4 - 5 T AHUN.

    Pembimbing: Dra. Lenny Kendhawati, M.Si & Afra Hafny Noer, S.Psi, M.Se

    Mild intellectual disability adalah klasifikasi pada individu yang
    kekurangan pada fungsi intelektual yaitu IQ antara 50-70 dan fungsi keseharian
    dalam area konseptual, sosial, dan hal-hal yang praktis. Beberapa studi meneliti
    anak dengan mild intellectual disability mengalami low working memory. Fungsi
    working memory (WM) adalah kemampuan untuk dapat menyimpan dan
    mengolah informasi yang barn saja diterima. Anak yang memiliki masalah pada
    WM mudah melupakan informasi yang barn saja dilihat atau didengar. Mereka
    tidak mampu melakukan proses klasifikasi stimulus sehingga respon yang akan
    diarahkan oleh proses eksekutiftidak berjalan lancar atau tidak secara spontan.

    Penelitian ini merancang program padjadjaran memory rehearsal
    application (PMRA). Tujuan penelitian ini adalah memperoleh hasil berupa alat
    dari perancangan program WM yang telah diuji coba dan dapat melatih
    pemfungsian WM pada anak mild intellectual disability dengan usia mental 4 - 5
    tahun Sejalan dengan penelitian ini, telah dilakukan pula penelitian serupa oleh
    rekan peneliti dengan perbedaan pada usia mental partisipan yang digunakan yaitu
    pada anak mild intellectual disability dengan usia mental 8 tahun.

    Rancangan penelitian yang digunakan adalah experimental research
    design dengan desain within subject design. Pelatihan dilakukan kepada 4 anak
    mild intellectual disability dengan usia mental 5 tahun, selama 20 hari. Kegiatan
    yang dilakukan adalah latihan mengingat informasi barn untuk dinyatakan
    kembali dengan menggunakan media laptop. Informasi terdiri dari tugas yang
    disajikan dalam subtes verbal WM terdiri dari 4 level berupa deret angka dan
    visuo-spatial WM terdiri dari 7 level berupa bentuk geometri.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa program PMRA dapat melatih
    pemfungsian verbal WM mencapai kemampuan mengingat 4 digit dan visuo­
    spatial WM mencapai kemampuan visual tracking pada anak mild intellectual
    disability dengan usia mental 5 tahun. Pemfungsian WM dapat dilihat
    peningkatannya minimal setelah dilatih selama 8 hari. Hasil one way anova
    menunjukkan bahwa PMRA-A dan PMRA-B pada subtes verbal dan visuo-spatial
    WM memiliki kesulitan soal yang setara (verbal WM F=O,003 P=0,955 dan visuo­
    spatial WM F= 1,546 P=:=O,218) sehingga bisa digunakan karena memiliki fungsi
    yang sama sebagai alat untuk melatih fungsi WM.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi