<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9104">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA JARINGAN PARUT HIPERTROFIK PADA PASIEN PASCAOPERASI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. SLAMET KABUPATEN GARUT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Andri Nugraha</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xiii, 58 hlm. ; il. ; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Jaringan parut hipertrofik menimbulkan masalah pada fisik dan psikologis &#13;
pasien. Masalah fisik berupa gataI-gatal, kekakuan, kontraktur luka, dan nyeri, &#13;
sedangkan masalah psikososial mengakibatkan gangguan interaksi sosial, marah, &#13;
stigmatisasi, gangguan aktivitas sehari-hari, hilangnya rasa percaya diri, isolasi &#13;
terhadap lingkungan sosial, kecemasan dan depresi. Jaringan parut hipertrofik &#13;
disebabkan oIeh faktor riwayat genetik, jenis benang bedah, usia, infeksi luka &#13;
operasi, daerah Iuka operasi, dan riwayat merokok. Tujuan penelitian ini untuk &#13;
meIihat faktor apa saja yang paling berpengaruh terhadap kejadian jaringan parut &#13;
hipertrofik. &#13;
&#13;
Desain penelitian menggunakan case control retrospektif, dengan populasi &#13;
adalah pasien pasca operasi di Poliklinik Bedah RSUD dr. Slamet Kabupaten &#13;
Garut. Dari hasil purposive sampling dari 1 Mei sampai 15 Juni 2015 terdapat 20 &#13;
orang pasien yang tidak terjadi dan 20 orang pasien terjadi jaringan parut &#13;
hipertrofik. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara, observasi dan &#13;
dokumentasi dengan melihat rekam medis pasien dan diolah dengan analisis &#13;
regresi Iogistik. &#13;
&#13;
Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara &#13;
infeksi luka operasi (p=0,02), riwayat genetik (P=0,026) dan jenis benang bedah &#13;
(p=O,043) dengan kejadian jaringan parut hipertrofik. Hanya variabeI umur &#13;
(p=O,34), daerah luka operasi (p=O,l77) dan merokok (p=0,479) yang &#13;
menunjukkan adanya hubungan yang tidak signifikan dengan kejadian jaringan &#13;
parut hipertrofik. Faktor yang paling berpengaruh terhadap terjadinya jaringan &#13;
parut hipertrofik yaitu jenis benang bedah acid polyglactin 910. &#13;
&#13;
Simpulan penelitian terdapat faktor yang paling berpengaruh terhadap &#13;
kejadian jaringan parut hipertrofik pad a pasien pasca operasi di RSUD dr. Slamet &#13;
Kabupaten Garut yaitu jenis benang bedah acid polyglactin 910. Penelitian ini &#13;
dapat dijadikan data dasar untuk penelitian lebih lanjut dengan desain yang &#13;
berbeda dengan jenis data primer yang digunakan. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Andri Nugraha</note>
 <subject authority="">
  <topic>Penyembuhan luka, jaringan parut, pasca operasi   </topic>
 </subject>
 <classification>610.73 And a</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>610.73 And a/R.22.43</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010030007080</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat</sublocation>
    <shelfLocator>610.73 And a/R.22.43</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9104</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:42:25</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-03-05 09:50:30</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>