Detail Cantuman

Image of PERENCANAAN PARTISIPATIF DALAM PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (PNPM MANDIRI) PERDESAAN DI KECAMATAN SUKAKARYA KABUPATEN BEKASI

 

PERENCANAAN PARTISIPATIF DALAM PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (PNPM MANDIRI) PERDESAAN DI KECAMATAN SUKAKARYA KABUPATEN BEKASI


Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM­
Mandiri) adalah program penanggulangan kemiskinan yang diluncurkan oleh

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030007478351 Nov p/R.17.145Perpustakaan PusatTersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    351 Nov p/R.17.145
    Penerbit Magister Ilmu Sosial Dan Politik : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xii,;139 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    351
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    2015
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Tesis
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM­
    Mandiri) adalah program penanggulangan kemiskinan yang diluncurkan oleh
    Pemerintah Indonesia pada 2007. Komponen terbesar dari program ini adalah
    untuk pemberdayaan masyarakat perdesaan. Mengikuti format program
    pendahulunya, yaitu Program Pengembangan Kecamatan (PPK), PNPM
    Mandiri mendorong partisipasi warga dalam setiap tahapan program.
    Berdasarkan kesepakatan warga, pemerintah desa selanjutnya mengajukan
    proposal kegiatan pembangunan ke tingkat kecamatan. Ketentuan program
    menyatakan bahwa dana block grant dialokasikan per kecamatan, untuk
    selanjutnya dikompetisikan oleh desa-desa yang ada di kecamatan tersebut
    berdasarkan prinsip urgensi dan kemanfaatan bagi warga miskin. Dalam
    melaksanakan Perencanaan Partisipatif PNPM Mandiri Perdesaan di Kecamatan
    Sukakarya, Kabupaten Bekasi perwakilan masyarakat yang membentuk
    kelembagaan badan kerjasama antar desa (BKAD) dan unit pengelola kegiatan
    (UPK) yang sudah dipilih oleh representasi masyarakat menjalankan proses
    perencanaan dari tahapan penggalian gagasan, perumusan masalah, penentuan
    kegiatan sampai dengan pertanggungjawaban kegiatan yang telah disepakati.

    Tujuan penulisan tesis ini yaitu untuk menganalisis dan menjelaskan
    mengapa perencanaan partisipatif dalam Program Nasional Pemberdayaan
    Masyarakat (PNPM Mandiri) Perdesaan di Kecamatan Sukakarya Kabupaten
    Bekasi belum berjalan seperti yang diharapkan. Penelitian yang digunakan dalam
    penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Adapun informan dalam penelitian ini
    adalah pihak-pihak perwakilan lembaga masyarakat dan aparatur Pemerintah
    Kabupaten, Kecamatan dan Pemerintah Desa di Kecamatan Sukakarya Kabupaten
    Bekasi.

    Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
    melalui focus group discussion (FGD) dan wawancara dengan informan yang
    memiliki kaitan dengan proses Perencanaan Partisipatif PNPM Mandiri Perdesaan
    di Kecamatan Sukakarya Kabupaten Bekasi. Selain itu juga telah dilakukan
    pengamatan dalam kegiatan perencanaan yang dilaksanakan oleh Badan
    Kerjasama Antar Desa dan Unit Pengelola Kegiatan PNPM Perdesaan Kecamatan
    Sukakarya.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pemerintah daerah, kecamatan,
    perwakilan BKAD dan UPK serta fasilitator kurang berjalan dengan baik dalam
    mengawal perencanaan partisipatif Usulan yang merupakan kebutuhan
    masyarakat yang tercermin didalam dokumen perencanaan tahunan dan jangka
    menengah kurang menggambarkan permasalahan dan penyelesaian isu-isu
    penanggulangan kemiskinan secara komprehensif di tingkat kecamatan.
    Sosialisasi program kepada masyarakat paling miskin kurang berjalan efektif hal
    ini tercennin dari masih adanya elit capture pada setiap tahapan perencanaan.
    Pengkajian peran fasilitator, kelembagaan masyarakat dan sosialisasi kepada
    masyarakat miskin perlu dilakukan secara menyeluruh.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi