KOMUNIKASI INSTRUKSIONAL GURU PADA SISWA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN INKLUSI
Nuryani (210 120 13 00 16), 2015. "Komunikasi Instruksional Guru pada Siswa
Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di Sekolah Menengah Kejuruan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001150700231 302.2 Nur k/R.21.135 Perpustakaan Pusat (REF.135) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 302.2 Nur k/R.21.135Penerbit Magister Ilmu Komunikasi : Bandung., 2015 Deskripsi Fisik xiv, 239 hlm. ; il. ; 29 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 302.2 Nur kTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Nuryani -
Nuryani (210 120 13 00 16), 2015. "Komunikasi Instruksional Guru pada Siswa
Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di Sekolah Menengah Kejuruan Inklusi, Studi
Kasus Komunikasi Instruksional Guru Pada Siswa ABK Dalam Implementasi
Pendidikan Kejuruan di SMK Balai Perguruan Putri (BPP) Kota Bandung", dengan
pembimbing Dr. Hj. Purwanti Hadisiwi, M.Ex.Ed. sebagai ketua tim pembimbing dan
Dra. Hj. Kismiyati El Karimah M.Si sebagai anggota tim pembimbing. Program studi
Ilmu Komunikasi Program Magister Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi
Universitas Padjadjaran.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang
mempengaruhi komunikasi pembelajaran guru pada siswa ABK di SMK Balai
Perguruan Putri Bandung, bagaimana pelaksanaan komunikasi instruksional yang
dilakukan guru pada siswa ABK di SMK BPP, dan mengapa sekolah memilih untuk
melaksanakan komunikasi pembelajaran yang menggabungkan siswa ABK dan
nonABK. Penelitian ini menggunakan tradisi studi kasus dengan metode kualitatif
serta menggunakan beberapa teori yang melandasi penelitian yakni teori interaksi
simbolik dan teori konvergensi simbolik.
Kesimpulan penelitiaan ini adalah 1) beberapa faktor yang mempengaruhi
pelaksanaan komunikasi pembelajaran di antaranya kompetensi guru, kesiapan siswa,
dan dukungan lingkungan . sekolah. Termasuk juga dukungan orang tua dan
pendamping. 2) Komunikasi pembelajaran dilaksanakan dalam dua saluran yakni
komunikasi pembelajaran di depan kelas dan komunikasi individual antara guru dan
siswa. Teknik yang digunakan mulai dari ceramah, Tanya jawab, diskusi,
demonstrasi, dan juga tutor sebaya. Bahasa verbal dan nonverbal digunakan seperti
raut muka ekspresif, suara lantang, artikulasi jelas, gaya tubuh dan bahasa tubuh
ekspresif, disertai dengan sentuhan, belaian, tatapan mata.3) Alasan yang melatar
belakangi penyelenggaraan komunikasi instruksional yang menggabungkan siswa
ABK dan nonABK di SMK BPP Bandung dilakukan demi kepentingan tiga pihak,
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






