Detail Cantuman

Image of SENYAWA FLAVONOID DARI KULIT BATANG TANAMAN AKWAY (Drymis beccariana Gibs) DAN AKTIVITASNYA TERHADAP Plasmodium falciparum

 

SENYAWA FLAVONOID DARI KULIT BATANG TANAMAN AKWAY (Drymis beccariana Gibs) DAN AKTIVITASNYA TERHADAP Plasmodium falciparum


Akway (D. beccariana Gibs) merupakan tanaman endemik Papua. Tanaman ini
oleh masyarakat lokal digunakan untuk pengobatan malaria secara ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001150700305547 RUD S/R.14.170Perpustakaan Pusat (REF.14.170)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    547 RUD S/R.14.170
    Penerbit Magister Statistika Terapan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xix, 62 hlm. Ilus ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    547
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Akway (D. beccariana Gibs) merupakan tanaman endemik Papua. Tanaman ini
    oleh masyarakat lokal digunakan untuk pengobatan malaria secara tradisional.
    Salah satu senyawa metabolit sekunder yang memiliki aktivitas antimalaria adalah
    senyawa golongan flavonoid. Penelitian terhadap flavonoid dari kulit batang
    D. beccariana belum pemah dilaporkan. Tujuan penelitian ini adalah mengisolasi,
    menentukan struktur flavonoid serta mengevaluasi aktivitas antimalaria dari kulit
    batang D. beccariana. Kulit batang D. beccariana dihaluskan, dimaserasi dengan
    metanol dan difraksinasi dengan menggunakan n-heksana dan etil asetat. Ekstrak
    etil asetat dipisahkan menggunakan kromatografi cair vakum (KCY) dengan silika
    gel G60 secara gradien 10%. Fraksi KCV dipisahkan dengan kromatografi kolom
    gravitasi secara berulang dan kromatografi lapis tipis preparatif (KL TP) pada
    silika GF254 untuk mendapatkan senyawa 1 (5,3'-dihidroksi-7,4'-dimetoksiflavon),
    senyawa 2 (5,7-dihidroksi-4'-metoksiflavon) dan senyawa 3 (5-hidroksi-7,3',4'­
    trimetoksiflavon). Senyawa 1, 2, dan 3 dievaluasi aktivitas antimalaria terhadap
    Plasmodium falciparum secara in vitro dengan menggunakan metode Desjardin.
    Senyawa 1,2, dan 3 memiliki aktivitas antimalaria dengan nilai IC50 berturut-turut
    0,00162; 0,00486 dan 0,00102 J.1M. Adanya penambahan gugus metoksi pada
    senyawa flavonoid diduga dapat menaikan aktivitas dan adanya gugus hidroksil
    diduga dapat menurunkan aktivitas malaria.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi