Detail Cantuman

Image of ANALISIS BAURAN PEMASARAN LAYANAN SMART BUILDING PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA, TBK

 

ANALISIS BAURAN PEMASARAN LAYANAN SMART BUILDING PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA, TBK


Dua dekade ini industri telekomunikasi di Indonesia mengalami
perkembangan yang ditandai dengan layanan komunikasi data dan internet yang

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030007161650 Din a/R.17.208Perpustakaan PusatTersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    650 Din a/R.17.208
    Penerbit Magister Ilmu Sosial Dan Politik : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    viii,;100 hlm,;29,5 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    650
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    2016
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    Tesis
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Dua dekade ini industri telekomunikasi di Indonesia mengalami
    perkembangan yang ditandai dengan layanan komunikasi data dan internet yang
    tidak hanya dapat digunakan sebagai media komunikasi antara manusia, namun
    dapat digunakan untuk membuat gedung menjadi otomatis sehingga dapat
    meningkatkan nilai tambah gedung. Gedung vang dilengkapi teknologi yang
    memungkinkan fungsi pengatur suhu ruangan, listrik dan keamanan bekerja
    secara otomatis tersebut dinamakan Smart Building. Data dari BCI Asia
    menunjukkan bahwa pada tahun 2014 sampai dengan 2015 terdapat 2.158 gedung
    perkantoran, hotel dan apartemen baru yang akan dibangun di Indonesia dengan
    jumlah terbanyak tedapat di Jakarta yaitu 622 gedung. Dengan estimasi biaya
    pembangunan layanan Smart Building untuk satu gedung adalah dua puluh
    milyar, Jakarta merupakan pasar yang potensial bagi bisnis Smart Building.

    amun pasar yang potensial ini, masih belum dapat dimaksimalkan oleh PT.

    Telekomunikasi Indonesia, Tbk. Saat ini pengembang masih memiliki minat yang
    sedikit dalam menggunakan jasa layanan Smart Building.

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai bauran pemasaran
    layanan Smart Building. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini
    adalah metodekualitatif. Bauran pemasaran layanan Smart Building di kaji
    dengan menggunakan teori bauran pemasaran jasadariBooms dan Bitner dan AI­
    Dmour. Dalam memasarkan produk di Industri Telekomunikasi, alat
    bauranpemasaranjasa yangdigunakan adalah produk, harga, tempat, promosi,
    orang, proses, danbukti fisik. Ketujuh elemen tersebut merupakan unsur yang
    dibutuhkan untuk menciptakan bauran pemasaran dalam memenuhi kebutuhan
    dan keinginan pelanggan sehingga dapat mencapai tujuan perusahaan yaitu laba.
    Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam terhadap informan
    penelitian yang telah dipilih sesuai dengan kriteria yang ditentukan yaitu terdiri
    dari manajemen PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk, pelanggan yang diwakili
    oleh PT. Jakarta Land, dan kompetitor yang diwakili oleh PT. Azbil. Untuk
    validitas data digunakan metodde triangulasi sumber data.

    Hasil penelitian menunjukkan bauran pemasaran layanan Smart
    Buildingbelum diterapkan secara maksimal khususnya revenue sharing,
    optimaiisasi kantor cabang, publisitas, tingkat respon tenaga pemasar dan petugas
    pengiriman layanan dan standar opersional layanan Smart Building. Berdasarkan
    basil penelitian, penulis menyarankan sebaiknya perusahaan memperbaiki proses
    bisnis internal terkait revenue sharing, optimalisasi kantor cabang yang tersebar di
    seluruh Indonesia sehingga dapat menjadi representative office untuk layanan
    Smart Building, melakukan publisitas dalam bentuk advertorial di media cetak,
    meningkatkan respon tenaga pemasar dan petugas pengiriman layanan dan segera
    membuat standar opersionallayanan Smart Building.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi