<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9038">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS BAURAN PEMASARAN LAYANAN SMART BUILDING PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA, TBK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DINI ANGGRADIANI SUKARNA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Ilmu Sosial Dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>viii,;100 hlm,;29,5 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dua dekade ini industri telekomunikasi di Indonesia mengalami &#13;
perkembangan yang ditandai dengan layanan komunikasi data dan internet yang &#13;
tidak hanya dapat digunakan sebagai media komunikasi antara manusia, namun &#13;
dapat digunakan untuk membuat gedung menjadi otomatis sehingga dapat &#13;
meningkatkan nilai tambah gedung. Gedung vang dilengkapi teknologi yang &#13;
memungkinkan fungsi pengatur suhu ruangan, listrik dan keamanan bekerja &#13;
secara otomatis tersebut dinamakan Smart Building. Data dari BCI Asia &#13;
menunjukkan bahwa pada tahun 2014 sampai dengan 2015 terdapat 2.158 gedung &#13;
perkantoran, hotel dan apartemen baru yang akan dibangun di Indonesia dengan &#13;
jumlah terbanyak tedapat di Jakarta yaitu 622 gedung. Dengan estimasi biaya &#13;
pembangunan layanan Smart Building untuk satu gedung adalah dua puluh &#13;
milyar, Jakarta merupakan pasar yang potensial bagi bisnis Smart Building. &#13;
&#13;
amun pasar yang potensial ini, masih belum dapat dimaksimalkan oleh PT. &#13;
&#13;
Telekomunikasi Indonesia, Tbk. Saat ini pengembang masih memiliki minat yang &#13;
sedikit dalam menggunakan jasa layanan Smart Building. &#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai bauran pemasaran &#13;
layanan Smart Building. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini &#13;
adalah metodekualitatif. Bauran pemasaran layanan Smart Building di kaji &#13;
dengan menggunakan teori bauran pemasaran jasadariBooms dan Bitner dan AI­ &#13;
Dmour. Dalam memasarkan produk di Industri Telekomunikasi, alat &#13;
bauranpemasaranjasa yangdigunakan adalah produk, harga, tempat, promosi, &#13;
orang, proses, danbukti fisik. Ketujuh elemen tersebut merupakan unsur yang &#13;
dibutuhkan untuk menciptakan bauran pemasaran dalam memenuhi kebutuhan &#13;
dan keinginan pelanggan sehingga dapat mencapai tujuan perusahaan yaitu laba. &#13;
Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam terhadap informan &#13;
penelitian yang telah dipilih sesuai dengan kriteria yang ditentukan yaitu terdiri &#13;
dari manajemen PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk, pelanggan yang diwakili &#13;
oleh PT. Jakarta Land, dan kompetitor yang diwakili oleh PT. Azbil. Untuk &#13;
validitas data digunakan metodde triangulasi sumber data. &#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bauran pemasaran layanan Smart &#13;
Buildingbelum diterapkan secara maksimal khususnya revenue sharing, &#13;
optimaiisasi kantor cabang, publisitas, tingkat respon tenaga pemasar dan petugas &#13;
pengiriman layanan dan standar opersional layanan Smart Building. Berdasarkan &#13;
basil penelitian, penulis menyarankan sebaiknya perusahaan memperbaiki proses &#13;
bisnis internal terkait revenue sharing, optimalisasi kantor cabang yang tersebar di &#13;
seluruh Indonesia sehingga dapat menjadi representative office untuk layanan &#13;
Smart Building, melakukan publisitas dalam bentuk advertorial di media cetak, &#13;
meningkatkan respon tenaga pemasar dan petugas pengiriman layanan dan segera &#13;
membuat standar opersionallayanan Smart Building. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">DINI ANGGRADIANI SUKARNA</note>
 <classification>650</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>650 Din a/R.17.208</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010030007161</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat</sublocation>
    <shelfLocator>650 Din a/R.17.208</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9038</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:42:25</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-03-04 11:11:53</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>