<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9012">
 <titleInfo>
  <title>EFEK UKURAN SAMPEL DAN MISSING DATA DALAM ESTIMASI PARAMETER MODEL SEM DENGAN MAXIMUM LIKELIHOOD, PLS DAN GSCA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>HENDY HARIO SASONGKO</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Statistika Terapan,</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xv ;97 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Efek Ukuran Sampel dan Missing Data dalam &#13;
Estimasi Parameter Model SEM dengan Maximum &#13;
Likelihood, PLS dan GSCA &#13;
&#13;
2. Subject &#13;
&#13;
1. Structural Equation Modeling &#13;
&#13;
2. Maximum Likelihood &#13;
&#13;
3. Partial Least Squares &#13;
&#13;
4. Generalized Structured Component Analysis &#13;
&#13;
5. Missing Data &#13;
&#13;
3. Abstrak &#13;
&#13;
Penelitian di bidang sosial dengan menggunakan structural equation &#13;
modeling (SEM) sebagai alat analisis telah banyak dilakukan. Namun demikian, &#13;
ada permasalahan yang sering dihadapi dalam penelitian di bidang sosial, yaitu data &#13;
yang tidak lengkap. Padahal analisis menggunakan SEM memerlukan data yang &#13;
lengkap. Data yang tidak lengkap karena missing data dapat mempengaruhi &#13;
estimasi parameter model dalam SEM. Beberapa dekade terakhir telah berkembang &#13;
dua metode estimasi yang sering digunakan dalam SEM, yaitu maximum likelihood &#13;
(ML) dan partial least squares (PLS). Kedua metode ini telah banyak digunakan &#13;
dalam penelitian, khususnya dalam membahas permasalahan sosial. Kemudian &#13;
belakangan ini muncul metode estimasi yang ketiga, dikenal dengan generalized &#13;
structured component analysis (GSCA). Dalam penelitian ini akan dibahas &#13;
pengaruh ukuran sampel dan missing data terhadap estimasi parameter model SEM &#13;
dengan metode estimasi ML, PLS dan GSCA. &#13;
&#13;
Simulasi monte carlo digunakan untuk membandingkan performa ketiga &#13;
metode estimasi dengan kondisi missing data, ukuran sampel dan distribusi data &#13;
yang berbeda. Selain menggunakan simulasi, akan dilakukan studi kasus &#13;
menggunakan data riil untuk memodelkan derajat kesehatan balita di Indonesia &#13;
pada tahun 2013. Berdasarkan hasil simulasi didapatkan bahwa, dalam recovery &#13;
parameter, ML memiliki akurasi yang lebih baik dibandingkan PLS dan GSCA &#13;
pada data lengkap dan persentase missing data kecil, sedangkan PLS dan GSCA &#13;
memiliki akurasi yang lebih baik dibandingkan ML pada ukuran sampel kecil &#13;
dengan persentase missing data besar. Terhadap data lengkap, akurasi estimasi &#13;
parameter data tidak lengkap PLS dan GSCA lebih baik dibandingkan ML. &#13;
Berdasarkan studi kasus pemodelan derajat kesehatan balita di Indonesia pada &#13;
tahun 2013, PLS memiliki performa yang paling baik. Dalam penelitian ini &#13;
ditunjukkan bahwa missing data berpengaruh besar terhadap estimasi model &#13;
struktural dan relatif kecil terhadap estimasi parameter model pengukuran. &#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">HENDY HARIO SASONGKO</note>
 <subject authority="">
  <topic>Structural Equation Modeling   2. Maximum Likeliho</topic>
 </subject>
 <classification>519.5</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>519.5 Hen e/R.14.35</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010030007466</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat</sublocation>
    <shelfLocator>519.5 Hen e/R.14.35</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9012</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:42:24</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-03-01 15:35:59</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>