Detail Cantuman

Image of ANALISIS IMBANGAN KETERSEDIAAN DAN KEBUTUHAN AIR PERTANIAN DAN DOMESTIK DI DAS PEMALI

 

ANALISIS IMBANGAN KETERSEDIAAN DAN KEBUTUHAN AIR PERTANIAN DAN DOMESTIK DI DAS PEMALI


ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis imbangan antara ketersediaan
dan kebutuhan air di DAS Pemali untuk sektor ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001150700288628.1 Bay a/R.25.290Perpustakaan Pusat (REF.290)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    628.1 Bay a/R.25.290
    Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiv,;82 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    628.1 Bay a
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • ABSTRAK

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis imbangan antara ketersediaan
    dan kebutuhan air di DAS Pemali untuk sektor pertanian dan domestik. Metode
    yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis kuantitatif.
    Ketersediaan air yang dihitung adalah air permukaan berupa debit sungai dan air
    tanah berupa mata air. Kebutuhan air sektor pertanian dihitung menggunakan
    standar perencanaan irigasi, sedangkan kebutuhan air sektor domestik dihitung
    menggunakan standar kebutuhan air per kapita. Analisis imbangan air dilakukan
    pada kondisi eksisting dan kondisi waktu yang diproyeksikan di masa yang akan
    datang yaitu selama 20 tahun.

    Hasil penelitian menunjukan bahwa kondisi surplus air untuk sektor
    pertanian terjadi pada Bulan Januari sampai Mei dan periode setengah bulan
    kedua Desember, sedangkan keadaan defisit air terjadi Bulan Juni sampai periode
    setengah bulan ke-l Desember dengan volume ketersediaan dan kebutuhan air
    dalam satu tahun masing-masing sebesar 1.470.180.911,64 m3 dan
    923.930.820,29 nr', sehingga terdapat surplus air sebesar 546.250.091,35 m3
    dengan rasio perbandingan antara keduanya sebesar 1,59 hal tersebut menunjukan
    bahwa status daya dukung aimya dalam kondisi aman bersyarat. Kondisi surplus
    tersebut akan bertahan sampai 8 Tahun ke depan sejak tahun 2014 apabila tidak
    terjadi alih fungsi lahan, namun jika terjadi alih fungsi lahan maka hanya akan
    bertahan sampai 5 tahun saj a.

    Imbangan ketersediaan dan kebutuhan air untuk keperluan domestik DAS
    Pemali menunjukan kondisi surplus air dari Bulan Januari sampai periode
    setengah bulan ke-l Juli dan dari periode Oktober sampai Desember, sedangkan
    defisit terjadi pada periode ke-2 Juli sampai akhir September, dimana volume air
    dalam satu tahun untuk ketersediaan dan kebutuhan masing-masing sebesar
    217.254.366,21 m3 dan 68.869.149 m ', sehingga terdapat surplus air sebesar
    148.385.217,21 m3 dengan rasio perbandingan antara keduanya sebesar 3,15 hal
    tersebut menunjukan bahwa status daya dukung aimya dalam kondisi aman
    (sustain). Kondisi surplus air tersebut akan bertahan sampai dengan 19 tahun ke
    depan sejak tahun 2014 apabila tidak terjadi alih fungsi lahan, namun jika terjadi
    alih fungsi lahan maka bertahan sampai 17 tahun saja.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi