<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8960">
 <titleInfo>
  <title>PENGATURAN DAN PERLINDUNGAN HUKUM SAKSI PELAKU YANG BEKERJASAMA (JUSTICE COLLABORATOR) DALAM PERKARA TINDAK PIDANA NARKOTIKA DI DALAM SISTEM PERADILAN PIDANA INDONESIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RAHMAN AMIN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Doktor Ilmu Hukum UNPAD</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xv,;412 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Disertasi ini merupakan hasil penelitian dan kajian terhadap beberapa masalah &#13;
berkaitan dengan pengaturan dan perlindungan hukum saksi pelaku yang bekerjasama &#13;
dalam mengungkap tindak pidana Narkotika. Terdapat dua masalah pokok yang &#13;
menjadi objek penelitian, pertama, bagaimanakah pengaturan saksi pelaku yang &#13;
bekerjasama dalam perkara tindak pidana Narkotika di dalam sistem peradilan pidana &#13;
Indonesia, kedua bagaimanakah perlindungan hukum saksi pelaku yang bekerjasama &#13;
dalam perkara tindak pidana Narkotika di dalam sistem peradilan pidana Indonesia. &#13;
Masalah-masalah tersebut diangkat sebagai objek penelitian karena hingga saat ini &#13;
pengaturan dan perlindungan saksi pelaku yang bekerjasama dalam praktik peradilan &#13;
pidana dirasakan tidak memadai sehingga belum dapat memberikan kepastian hukum &#13;
dan jaminan perlindungan hukum bagi saksi pelaku yang bekerjasama dalam &#13;
mengungkap tindak pidana Narkotika. &#13;
&#13;
Penelitian disertasi ini merupakan penelitian hukum normatif yaitu penelitian &#13;
ditujukan pada peraturan-peraturan tertulis, serta ditunjang dengan penelitian hukum &#13;
empiris untuk mengkaji efektifitas penerapan hukum. Teknik pengumpulan data untuk &#13;
mendapatkan data sekunder melalui penelitian kepustakaan (library research), serta &#13;
ditunjang dengan penelitian lapangan (field research) untuk mendapatkan data primer. &#13;
Analisis data secara yuridis-kualitatif, data hasil penelitian diklasifikasikan menurut &#13;
jenisnya, setelah itu dianalisis melalui metode interpretasi, kemudian diekspalanasi, &#13;
dikonstruksikan dan diberikan argumentasi sehingga dapat ditarik kesimpulannya. &#13;
&#13;
Hasil penelitian disertasi ini menunjukkan bahwa pengaturan saksi pelaku yang &#13;
bekerjasarna dalam perkara tindak pidana Narkotika di dalam sistem peradilan pidana &#13;
Indonesia secara khusus diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014, namun &#13;
tidak memberikan pengaturan yang memadai, sehingga dalam praktik peradilan &#13;
menimbulkan perbedaan persepsi antara penegak hukum dalam menentukan saksi &#13;
pelaku yang bekerjasama. Konsep pengaturan .pada masa mendatang perlu dirumuskan &#13;
kembali definisi saksi pelaku yang bekerjasama dengan mencantumkan dengan tegas &#13;
syarat-syarat untuk menentukan saksi pelaku yang bekerjasama sejak tahap penyidikan, &#13;
penuntutan, persidangan dan pelaksanaan pidana. Perlindungan hukum saksi pelaku &#13;
yang bekerjasama dalam perkara tindak pidana Narkotika di dalam sistem peradilan &#13;
pidana diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014, namun pengaturannya &#13;
belum memadai berkaitan dengan ruang lingkup perlindungan, bentuk-bentuk &#13;
perlindungan, dan mekanisme perlindungan yang tidak efektif dalam memberikan &#13;
perlindungan kepada saksi pelaku yang bekerjasama. Konsep perlindungan hukum &#13;
saksi pelaku yang bekerjasama pada masa mendatang dengan memperluas ruang &#13;
&#13;
. [ingkup perlindungan kepada saksi pelaku yang bekerjasama dalam mengungkap tindak &#13;
pidana pada kasus yang berbeda, perluasan bentuk-bentuk perlindungan, dan penerapan &#13;
model perlindungan hukum komprehensif melalui pendekatan sistem peradilan pidana &#13;
sehingga dapat memberikan jaminan perlindungan hukum selama proses peradilan &#13;
pidana. &#13;
&#13;
Disertasi ini merupakan hasil penelitian dan kajian terhadap beberapa masalah &#13;
berkaitan dengan pengaturan dan perlindungan hukum saksi pelaku yang bekerjasama &#13;
dalam mengungkap tindak pidana Narkotika. Terdapat dua masalah pokok yang &#13;
menjadi objek penelitian, pertama, bagaimanakah pengaturan saksi pelaku yang &#13;
bekerjasama dalam perkara tindak pidana Narkotika di dalam sistem peradilan pidana &#13;
Indonesia, kedua bagaimanakah perlindungan hukum saksi pelaku yang bekerjasama &#13;
dalam perkara tindak pidana Narkotika di dalam sistem peradilan pidana Indonesia. &#13;
Masalah-masalah tersebut diangkat sebagai objek penelitian karena hingga saat ini &#13;
pengaturan dan perlindungan saksi pelaku yang bekerjasama dalam praktik peradilan &#13;
pidana dirasakan tidak memadai sehingga belum dapat memberikan kepastian hukum &#13;
dan jaminan perlindungan hukum bagi saksi pelaku yang bekerjasama dalam &#13;
mengungkap tindak pidana Narkotika. &#13;
&#13;
Penelitian disertasi ini merupakan penelitian hukum normatif yaitu penelitian &#13;
ditujukan pada peraturan-peraturan tertulis, serta ditunjang dengan penelitian hukum &#13;
empiris untuk mengkaji efektifitas penerapan hukum. Teknik pengumpulan data untuk &#13;
mendapatkan data sekunder melalui penelitian kepustakaan (library research), serta &#13;
ditunjang dengan penelitian lapangan (field research) untuk mendapatkan data primer. &#13;
Analisis data secara yuridis-kualitatif, data hasil penelitian diklasifikasikan menurut &#13;
jenisnya, setelah itu dianalisis melalui metode interpretasi, kemudian diekspalanasi, &#13;
dikonstruksikan dan diberikan argumentasi sehingga dapat ditarik kesimpulannya. &#13;
&#13;
Hasil penelitian disertasi ini menunjukkan bahwa pengaturan saksi pelaku yang &#13;
bekerjasarna dalam perkara tindak pidana Narkotika di dalam sistem peradilan pidana &#13;
Indonesia secara khusus diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014, namun &#13;
tidak memberikan pengaturan yang memadai, sehingga dalam praktik peradilan &#13;
menimbulkan perbedaan persepsi antara penegak hukum dalam menentukan saksi &#13;
pelaku yang bekerjasama. Konsep pengaturan .pada masa mendatang perlu dirumuskan &#13;
kembali definisi saksi pelaku yang bekerjasama dengan mencantumkan dengan tegas &#13;
syarat-syarat untuk menentukan saksi pelaku yang bekerjasama sejak tahap penyidikan, &#13;
penuntutan, persidangan dan pelaksanaan pidana. Perlindungan hukum saksi pelaku &#13;
yang bekerjasama dalam perkara tindak pidana Narkotika di dalam sistem peradilan &#13;
pidana diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014, namun pengaturannya &#13;
belum memadai berkaitan dengan ruang lingkup perlindungan, bentuk-bentuk &#13;
perlindungan, dan mekanisme perlindungan yang tidak efektif dalam memberikan &#13;
perlindungan kepada saksi pelaku yang bekerjasama. Konsep perlindungan hukum &#13;
saksi pelaku yang bekerjasama pada masa mendatang dengan memperluas ruang &#13;
&#13;
. [ingkup perlindungan kepada saksi pelaku yang bekerjasama dalam mengungkap tindak &#13;
pidana pada kasus yang berbeda, perluasan bentuk-bentuk perlindungan, dan penerapan &#13;
model perlindungan hukum komprehensif melalui pendekatan sistem peradilan pidana &#13;
sehingga dapat memberikan jaminan perlindungan hukum selama proses peradilan &#13;
pidana. &#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">AMIN RAHMAN</note>
 <subject authority="">
  <topic>[ingkup perlindungan kepada saksi pelaku yang beke</topic>
 </subject>
 <classification>345 Rah p</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>345 Rah p/R.11.87.1</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0888</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8960</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:33:24</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-10-02 13:17:57</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>