Detail Cantuman

Image of PEMANFAATAN KAPITAL SOSIAL OLEH MASYARAKAT DESA (Studi Kasus Pengembangan Masyarakat Di Desa Sukarame, Kecamatan Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya)

 

PEMANFAATAN KAPITAL SOSIAL OLEH MASYARAKAT DESA (Studi Kasus Pengembangan Masyarakat Di Desa Sukarame, Kecamatan Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya)


Judul penelitian adalah Pemanfaatan Kapital Sosial Oleh Masyarakat Desa
yang bertujuan mempelajari pemanfaatan kapital sosial oleh masyarakat ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    0887Perpustakaan PusatTersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    362.Dec p/R.17.465.1
    Penerbit Program Pascasarjana Program Doktor Ilmu Administrasi Publik UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xxiii,;392 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    362.Dec p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Judul penelitian adalah Pemanfaatan Kapital Sosial Oleh Masyarakat Desa
    yang bertujuan mempelajari pemanfaatan kapital sosial oleh masyarakat pedesaan,
    khususnya di Desa Sukarame, Kecamatan Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya
    dalam pengembangan masyarakat di Desa Sukarame. Fokus penelitian ini adalah
    bagaimana keselarasan (harmoni) pemanfaatan bonding kapital sosial dan
    bridging kapital sosial dalam jaringan sosial yang dibangun pada hubungan sosial
    di desa Sukarame. Selain itu dalam penelitian ini juga meneliti sinergy yang
    dibangun karena adanya kerjasama pemerintah dengan kelembagaan sosial yang
    dilaksanakan melalui program-program pengembangan masyarakat.

    Metode penelitian ini adalah eksplanatori dengan pendekatan penelitian
    kualitatif clan studi kasus. Dengan menggunakan metode ini diharapkan dapat
    mengungkapkan realitas sosial dalam pengembangan masyarakat di Desa
    Sukarame. Sebagai acuan dalam proses analisis dan pengumpulan data, teori yang
    digunakan adalah teori kapital sosial yang dikembangkan oleh Putnam (1993),
    pengembangan masyarakat diprakarsai oleh Christenson (1998) dan Putnam
    (2000), serta konsep kelembagaan oleh Uphoff (1986; 2000), juga konsep
    kelembagaan oleh Kementerian Sosial berdasarkan Keputusan Menteri Sosial
    Nomor 401HuklKep1X/1980.

    Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat desa Sukarame
    memiliki kemampuan dalam menyelaraskan penggunaan kapital sosial yang
    mereka miliki dalam arti mampu memanfaatkan bonding kapital sosial yang
    diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari mereka melalui kegiatan sosial
    yang diselenggarakan dalam kegiatan keagamaan, sehingga desa Sukarame
    memiliki kemampuan untuk menangkap program pengembangan masyarakat yang
    dicanangkan pemerintah sebagai sarana memobilisasi partisipasi masyarakat
    dengan mempromosikan kearifan lokal. Adapun kemampuan untuk menggunakan
    bridging kapital sosial dilaksanakan melalui pengembangan jaringan dengan
    kelompok-kelompok lain di luar kelompok desa Sukarame, baik hubungan
    horizontal yang dipupuk terutama oleh pengusaha dari luar desa Sukarame yang
    merupakan distributor clan investor, serta secara vertikal dengan pemerintah dalam
    mengembangkan kapasitas kelembagaan sosial masyarakat. Dari hasil penelitian
    ini dapat dirumuskan mengenai manfaat kontribusi kapital sosial oleh masyarakat
    desa dalam pengembangan masyarakat di desa Sukarame, yang mempengaruhi
    kehidupan lokalitas.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi