Detail Cantuman

Image of PERBEDAAN  INTENSITAS SINYAL ANTARA SENYAWA PENGONTRAS Gd-DOTA DAN Gd-DOTA ?DENDRIMERTRASTUZUMAB SEBAGAI  TARGETED CONTRAST AGENT MAGNETIC RESONANCE IMAGING (MRI) PADA  CELL LINE SKOV3 UNTUK PEMERIKSAAN   TUMOR GANAS OVARIUM  HER-2 POSITIF

 

PERBEDAAN INTENSITAS SINYAL ANTARA SENYAWA PENGONTRAS Gd-DOTA DAN Gd-DOTA ?DENDRIMERTRASTUZUMAB SEBAGAI TARGETED CONTRAST AGENT MAGNETIC RESONANCE IMAGING (MRI) PADA CELL LINE SKOV3 UNTUK PEMERIKSAAN TUMOR GANAS OVARIUM HER-2 POSITIF


Karsinoma ovarium merupakan penyebab kematian utama pada keganasan
ginekologi yang diakibatkan belum adanya eara untuk deteksi dini sehingga ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    0883Perpustakaan PusatTersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610 Und p/R.13.53.1
    Penerbit Program Pendidikan Dokter Spesialis : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiv,;122 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610 Und p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Karsinoma ovarium merupakan penyebab kematian utama pada keganasan
    ginekologi yang diakibatkan belum adanya eara untuk deteksi dini sehingga
    kebanyakan kasus ditemukan dalam stadium lanjut dan tingginya angka kekambuhan
    antara lain disebabkan oleh adanva overeknressi HER-2 sebaeai resentor fakror

    •• : l. o:J •..

    pertumbuhan. Pemeriksaan MRI dengan kontras menjadi modalitas penting untuk
    membantu menegakkan diagnosis. Media kontras yang di gunakan saat ini Gd-DOT A
    yang menghasilkan intensitas sinyaJ tidak kuat dan tidak spesifik. Tujuan penelitian
    ini untuk mendapatkan senyawa pengontras Gd-DOTA-dendrimer-trastnzumab
    sebagai Targeted contrast agent jviRi yang dapat masuk ke dalam sel sasaran tumor
    ganas ovarium HER-2 positif dan dapat memberikan intensitas sinyal yang kuat dan
    spesifik pada tumor ganas ovarium HER -2 positif. Metode penelitian ini menggunakan
    rancangan eksperimental dengan besar sampel 24 koloni Cell line SKOV3, 6 titik dari
    4 perlakuan. Analisis penelitian menilai intensitas sinyal (derajat kecerahanlbrightness)
    pada MRI dengan menggunakan region of interrest (ROJ) secara kualitatif di daerah
    koloni eel/line SKOV3 pre kontras dan post kontras di Rumah Sakit Hasan Sadikin
    Bandung, dari Met 2104 sampai Mei 2016. Perangkat lunak yang digunakan untuk
    mernbuat ROJ daiam penelitian ini adalah Radi/int DiCOM Viewer for Windows versi
    3.2.2 64 bit. Uji statistik dilakukan dengan menilai intensitas sinyal Tl. Analisis
    menggunakan program SPSS for windows versi 13,0 dengan derajat kepercayaan 95%
    dengau nilai p~0.05. Hasil analisis penelitian pada pemerisaan MRJ terhadap Cell line
    SKOV3 pre clan post kontras GO-DOT A terjadi penurunan intensitas sinyal, berarti
    tidak terjadi pengikatan senyawa pengontras Gd-DOTA terhadap Cell line SKOV3 dari
    menit 10 sampai dengan 2 jam (p = 0,002) sampai dengan 0,000 (p < 0,05) dengan IK
    95%, pada pemerisaan MRI terhadap Cell line SKOV3 pre dan post kontras Gd-

    T"!I.r-'Ir.~ .ill "1 't '" ~ ~ ~..." "i" ""J ~ .•••• •• " P "f" ~.. ~ ~ ., ..

    vu 1 l\.-ueuurnner-u-astuzumao terjacn penmgxaian nnensnas smyar, oeraru terjacn

    pengikatan senyawa pengontras Gd-OOT A-delldrimer-trastuzumab dengan Cell line
    SKOV3 dari to menit sampai dengan 120 menit (p = 0,000) sampai dengan (p=0,006)
    p
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi