<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8955">
 <titleInfo>
  <title>PERBEDAAN  INTENSITAS SINYAL ANTARA SENYAWA PENGONTRAS Gd-DOTA DAN Gd-DOTA ?DENDRIMERTRASTUZUMAB SEBAGAI  TARGETED CONTRAST AGENT MAGNETIC RESONANCE IMAGING (MRI) PADA  CELL LINE SKOV3 UNTUK PEMERIKSAAN   TUMOR GANAS OVARIUM  HER-2 POSITIF</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Undang Ruhimat</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pendidikan Dokter Spesialis</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xiv,;122 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Karsinoma ovarium merupakan penyebab kematian utama pada keganasan &#13;
ginekologi yang diakibatkan belum adanya eara untuk deteksi dini sehingga &#13;
kebanyakan kasus ditemukan dalam stadium lanjut dan tingginya angka kekambuhan &#13;
antara lain disebabkan oleh adanva overeknressi HER-2 sebaeai resentor fakror &#13;
&#13;
•• : l. o:J •.. &#13;
&#13;
pertumbuhan. Pemeriksaan MRI dengan kontras menjadi modalitas penting untuk &#13;
membantu menegakkan diagnosis. Media kontras yang di gunakan saat ini Gd-DOT A &#13;
yang menghasilkan intensitas sinyaJ tidak kuat dan tidak spesifik. Tujuan penelitian &#13;
ini untuk mendapatkan senyawa pengontras Gd-DOTA-dendrimer-trastnzumab &#13;
sebagai Targeted contrast agent jviRi yang dapat masuk ke dalam sel sasaran tumor &#13;
ganas ovarium HER-2 positif dan dapat memberikan intensitas sinyal yang kuat dan &#13;
spesifik pada tumor ganas ovarium HER -2 positif. Metode penelitian ini menggunakan &#13;
rancangan eksperimental dengan besar sampel 24 koloni Cell line SKOV3, 6 titik dari &#13;
4 perlakuan. Analisis penelitian menilai intensitas sinyal (derajat kecerahanlbrightness) &#13;
pada MRI dengan menggunakan region of interrest (ROJ) secara kualitatif di daerah &#13;
koloni eel/line SKOV3 pre kontras dan post kontras di Rumah Sakit Hasan Sadikin &#13;
Bandung, dari Met 2104 sampai Mei 2016. Perangkat lunak yang digunakan untuk &#13;
mernbuat ROJ daiam penelitian ini adalah Radi/int DiCOM Viewer for Windows versi &#13;
3.2.2 64 bit. Uji statistik dilakukan dengan menilai intensitas sinyal Tl. Analisis &#13;
menggunakan program SPSS for windows versi 13,0 dengan derajat kepercayaan 95% &#13;
dengau nilai p~0.05. Hasil analisis penelitian pada pemerisaan MRJ terhadap Cell line &#13;
SKOV3 pre clan post kontras GO-DOT A terjadi penurunan intensitas sinyal, berarti &#13;
tidak terjadi pengikatan senyawa pengontras Gd-DOTA terhadap Cell line SKOV3 dari &#13;
menit 10 sampai dengan 2 jam (p = 0,002) sampai dengan 0,000 (p &lt; 0,05) dengan IK &#13;
95%, pada pemerisaan MRI terhadap Cell line SKOV3 pre dan post kontras Gd- &#13;
&#13;
T&quot;!I.r-'Ir.~ .ill &quot;1 't '&quot; ~ ~ ~...&quot; &quot;i&quot; &quot;&quot;J ~ .•••• •• &quot; P &quot;f&quot; ~.. ~ ~ ., .. &#13;
&#13;
vu 1 l\.-ueuurnner-u-astuzumao terjacn penmgxaian nnensnas smyar, oeraru terjacn &#13;
&#13;
pengikatan senyawa pengontras Gd-OOT A-delldrimer-trastuzumab dengan Cell line &#13;
SKOV3 dari to menit sampai dengan 120 menit (p = 0,000) sampai dengan (p=0,006) &#13;
p</note>
 <note type="statement of responsibility">Ruhimat Undang</note>
 <subject authority="">
  <topic>Gd-DOTA-dendrimer-trastuzumab, Cell line SKOVJ, MR</topic>
 </subject>
 <classification>610 Und p</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>610 Und p/R.13.53.1</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0883</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8955</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:33:24</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-10-05 14:00:57</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>