Detail Cantuman

Image of KELEMBAGAAN DISTRIBUSI BERAS PADA PERUM BULOG DIVISI REGIONAL (DIVRE) JAWA BARAT

 

KELEMBAGAAN DISTRIBUSI BERAS PADA PERUM BULOG DIVISI REGIONAL (DIVRE) JAWA BARAT


Pokok pennasalahan dalam pcnelitian kelembagaan distribusi beras pada
Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Jawa Barat adalah bahwa belurn ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    0853Perpustakaan PusatTersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    651.3 Mau k/R.17.501.4
    Penerbit Program Pascasarjana Program Doktor Ilmu Administrasi Publik UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xi,;214 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    651.3 Mau k
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pokok pennasalahan dalam pcnelitian kelembagaan distribusi beras pada
    Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Jawa Barat adalah bahwa belurn efisiennya
    distribusi beras di Perum BULOG Divrc Jawa Barat dapat dilihat dari tingkat
    persediaan yang dikuasai dimana terjadi fluktuasi jumlah pengadaan beras setiap
    musim panen raya. Hal tersebut diduga disebabkan oleh lernahnya kelembagaan
    distribusi beras pada Peru m Bulog Divrc Jawa Barat.

    Berdasarkan permasalahan tersebut rnaka pertanyaan pene/itian difokuskan
    pada: Bagaimana kelembagaan distribusi beras pad a Perum Bulog (Divre) Jawa
    barat? Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh konsep baru
    bagi pengembangan ilmu administrasi bisnis tentang kelembagaan distribusi
    beras.

    Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif,
    dengan analisis deskriptif Teknik pengumpulan data mel.alui wawancara,
    observasi dan dokumentasi. Penelitian ini memfokuskan pada kelembagaan
    distribusi beras pada Perum Bulog Divre Jawa dengan menggunakan teori
    pemasaran hasil-hasil pertanian dari Kohl dan Uhl yang mengemukakan bahwa
    distribusi sebagai suatu aktivitas bisnis yang di dalamnya terdapat aliran barang
    danjasa dari titik produksi sampai ke titik konsumen.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kelembagaan distribusi beras pada
    Bulog Divisi Regional Jawa Barat telah memperhatikan fungsi pertukaran, fungsi
    fisik dan fungsi fasilitas. Mengenai fungsi pembelian (pengadaan) yang
    dilakukasn Perum Bulog Divisi Regional Jawa Barat merupakan bentuk intervensi
    pemerintah dari sisi produsen pada saat suplai melimpah karena panen raya
    dengan instrumen HPP (Harga Pembelian Pemerintah). Selain itu, fungsi
    pembelian yang dilakukan oleh Bulog menjadi salah satu altematif pasar dan
    akan mampu menjadi jaminan pasar serta harga bagi produksi dalam negeri
    sehingga petani masih tetap bersemangat untuk memproduksi pangan (beras)
    dalain negeri untuk menjaga ketersediaan pasokan nasional. Melalui pembelian
    gabah (beras) dalam negeri, pilar ketersediaan ketahanan pangan dapat
    diwujudkan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi